Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nah! Ini Besaran Harga Teoretis Saham Allo Bank (BBHI)

manajemen mengumumkan bahwa harga saham BBHI pada saat akhir cum di pasar reguler pada 7 Januari 2022 tercatat pada harga Rp10.150. Dengan demikian, harga teoretis saham Allo Bank di harga Rp5.678 atau disesuaikan dengan fraksi harga menjadi Rp5.675 per saham.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 10 Januari 2022  |  11:22 WIB
Nasabah melakukan transaksi melalui aplikasi Allo Bank di Jakarta, Selasa (4/1/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Nasabah melakukan transaksi melalui aplikasi Allo Bank di Jakarta, Selasa (4/1/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan harga teoretis saham PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI) sebesar Rp5.675 per saham.

Berdasarkan keterbukaan informasi di BEI pada Jumat (7/1/2022), pengumuman tersebut tercantum dalam No. Peng-00007/BEI.POP/01-2022. Bursa menyampaikan rasio HMETD BBHI adalah 100:86 untuk saham. Di mana, setiap pemegang 100 saham lama BBHI mempunyai 86 HMETD untuk membeli 86 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp478 per saham.

Adapun, manajemen perseroan mengumumkan bahwa harga saham BBHI pada saat akhir cum di pasar reguler pada 7 Januari 2022 tercatat pada harga Rp10.150. Dengan demikian, harga teoretis saham Allo Bank di harga Rp5.678 atau disesuaikan dengan fraksi harga menjadi Rp5.675 per saham.

Sementara itu, harga teoretis saham BBHI yang dicantumkan di JATS disesuaikan dengan fraksi harga menjadi Rp5.675 per saham di pasar reguler dan pasar negosiasi pada Senin (10/1/2022).

“Penyesuaian harga dasar untuk penghitungan indeks harga saham individual BBHI ditetapkan sebesar 25,965,” jelas manajemen BBHI, dikutip Bisnis Senin (10/1/2022).

Diketahui, Allo Bank berencana akan menerbitkan sebanyak 10,04 miliar saham biasa atas nama dengan nominal Rp100 per saham dan telah menetapkan harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp478 per saham. Dengan demikian, perseroan berpotensi mendapatkan dana Rp4,8 triliun melalui aksi ini.

Emiten bank bersandi BBHI ini menjadwalkan periode perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dilaksanakan selama 5 hari kerja, terhitung mulai 13 Januari 2022 sampai dengan 19 Januari 2022.

Artinya, HMETD yang tidak dilaksanakan hingga tanggal akhir periode tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rights issue Allo Bank
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top