Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Usai 2 Hari ARB Beruntun, Begini Gerak Saham Bank Amar (AMAR)

Saham PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR) kembali bangkit pada perdagangan Kamis (10/2/2022), setelah dua hari beruntun menyentuh auto reject bawah (ARB).
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 10 Februari 2022  |  17:02 WIB
Warga beraktivitas dengan latar logo PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR) di Jakarta, Selasa (25/1/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Warga beraktivitas dengan latar logo PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR) di Jakarta, Selasa (25/1/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Saham PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR) kembali bangkit setelah dua hari beruntun menyentuh auto reject bawah (ARB).

Berdasarkan data RTI, saham AMAR menguat 4,80 pesen ke level Rp655 per saham pada akhir perdagangan hari ini, Kamis (10/2/2022).

Sepanjang perdagangan, saham AMAR bergerak di rentang Rp585-Rp640 dan dibuka di level 585 per saham. Sementara itu, volume yang diperdagangkan sebanyak 174,62 juta saham dan turnover senilai Rp11066 miliar, serta frekuensi sebanyak 19.240 kali.

Dengan demikian, kapitalisasi pasar atau market cap yang dimiliki saham AMAR sebanyak Rp5,26 triliun hingga perdagangan hari ini.

Saham AMAR tercatat koreksi sejak dua hari beruntun hingga menyentuh auto rejection bawah atau ARB, yakni pada Selasa (8/2/2022) sebesar 6,94 persen dan Rabu (9/2/2022) sebesar 6,72 persen. Kendati demikian, saham AMAR sudah naik 162 persen dalam setahun terakhir.

Adapun, besok (11/2/2022) merupakan tanggal cum date rights issue Bank Amar di pasar reguler dan pasar negosiasi. Bank AMAR akan melakukan aksi rights sebanyak 5,78 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp173 per saham, sehingga dana yang diincar dari aksi tersebut Rp1 triliun.

Dalam aksi itu, Tolaram Group Inc. selaku pemegang saham utama perseroan akan menyerap seluruh haknya yakni sebanyak 1,73 miliar saham baru. Selain itu, Tolaram juga bertindak sebagai pembeli siaga jika saham tidak diserap investor lain, maksimal Rp700,5 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arb emiten bank Bank Amar rights issue
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top