Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BNI (BBNI) dan Sea Ltd Kelola Bank Digital Mayora, Data Nasabah Aman?

BNI meyakini Sea Ltd memiliki teknologi yang mumpuni, yang dapat menjaga keandalan sistem Bank Mayora ke depannya.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 06 Mei 2022  |  14:13 WIB
Tabungan Bank Mayora - bankmayora.com
Tabungan Bank Mayora - bankmayora.com

Bisnis.com, JAKARTA - Pengembangan Bank Mayora menjadi bank digital yang akan menyasar UMKM nantinya melibatkan tiga perusahaan yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., Sea Limited (Sea Group), dan PT Bank Mayora. Lantas bagaimana privasi data nasabah? siapa yang akan mengelola?

Direktur IT dan Operasi BNI YB. Hariantono memastikan privasi data nasabah akan tetap terjaga dengan baik, mengingat regulasi di perbankan yang sangat ketat.

“Segmen-segmen bank akan sangat sedikit sekali tabrakannya, tetapi lebih kepada sinergi ke depannya,” kata Hariantono kepada Bisnis, Jumat (6/5).

Hariantono menambahkan perusahaan juga telah melakukan penilaian mendalam terhadap Sea Ltd dan meyakini perusahaan tersebut memiliki teknologi yang mumpuni, yang dapat menjaga keandalan sistem bank digital yang telah mereka kembangkan.

Dia menuturkan Sea Ltd merupakan perusahaan digital, dengan kekuatan IT yang baik. Mereka punya Garena dan Shopee yang beroperasi di beberapa negara.

Selain itu, Hariantono juga mengatakan penunjukan Sea Ltd sebagai mitra teknologi telah mendapat dukungan dari regulator. “Regulator support,” ujarnya.

Sekadar informasi, sepanjang 2021, total generally accepted accounting principle (GAAP) revenue Sea Ltd tercatat sebesar US$9.955,2 juta, tumbuh 128 persen dibandingkan dengan 2020. Dari jumlah tersebut, sebesar US$4.320 juta (43,39 persen) berasal dari e-commerce/Shopee.

Pendapatan GAAP adalah pendapatan laporan laba rugi yang akan dilaporkan dalam laporan keuangan perusahaan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Amerika Serikat.

Khusus untuk Shopee, sepanjang 2021 perusahaan e-commerce tersebut telah memproses 2 miliar pesanan, tumbuh 90 persen dibandingkan dengan jumlah pesanan kotor pada 2020. Gross Merchandise Value (Volume Barang Dagangan) Shopee mencapai US$18,2 miliar pada Desember 2021, tumbuh 53 persen secara tahunan.

Lebih dalam, untuk Shopee Indonesia diketahui pada pertengahan 2021 telah terhubung dengan lebih dari 5 juta UMKM aktif. Shopee juga telah menjangkau ke lebih dari 515 kabupaten/kota di seluruh Indonesia dan membantu 1,5 juta produk, data Febuari 2021, untuk go global.

Hariantono mengatakan kunci sukses bank digital ada tiga, yaitu kapabilitas perbankan, seperti pendanaan dan pengelolaan risiko, kapabilitas teknologi dan ekosistem customers.

Melalui kolaborasi yang terjalin antara BNI, Bank Mayora dan Sea Ltd, ketiga hal tersebut diprediksi meningkat pesat mengingat masing-masing entitas memiliki keunggulan. BNI memiliki kapabilitas kuat di perbankan, Bank Mayora dan Sea Ltd memiliki kapabilitas di teknologi dan ekosistem.

“BNI, Mayora, dan Sea Limited adalah leaders di bidang masing-masing dan saling melengkapi kompetensi yang diperlukan,” kata Harianto

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bni bank mayora Bank Digital
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top