Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kompetisi Bank Digital, Digibank Milik DBS Bidik Korporasi

Dengan persaingan yang akan datang di ranah perbankan digital, selain fokus untuk terus memberikan layanan terbaik di kelasnya, Digibank juga fokus mengejar profitabilitas dalam melakukan pengembangan bisnis secara terukur.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 30 Mei 2022  |  17:34 WIB
Kompetisi Bank Digital, Digibank Milik DBS Bidik Korporasi
Tampilang Digibank. - dbs.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Persaingan yang semakin ketat antar bank digital mendorong Digibank, layanan perbankan digital milik PT Bank DBS Indonesia, untuk terus berinovasi dan ekspansi, salah satunya dengan masuk ke segmen korporasi.  

Head of Digibank DBS Indonesia Erline Diani mengatakan geliat digitalisasi yang terus terjadi hampir di seluruh sektor, baik itu pada sektor bisnis maupun konsumer, mendorong Bank DBS Indonesia untuk secara aktif memberikan solusi perbankan yang mudah, aman, dan nyaman.

Dengan persaingan yang akan datang di ranah perbankan digital, selain fokus untuk terus memberikan layanan terbaik di kelasnya, Digibank juga fokus mengejar profitabilitas dalam melakukan pengembangan bisnis secara terukur. DBS Indonesia telah menyiapkan strategi kemitraan ekosistem dengan memanfaatkan platform digital yang sudah dimiliki sebagai layanan (banking as a service).

“Selain itu, Bank DBS juga terus berinovasi untuk mengembangkan layanan digital bagi segmen korporasi yang memudahkan nasabah untuk melakukan berbagai transaksi, mencatatkan penerimaan dana secara real time,” kata Erline kepada Bisnis, Senin (30/5). 

Erline mengatakan hingga April 2022, Bank DBS telah menyalurkan kredit sebesar 13 persen lebih tinggi dari posisi Desember 2021, sedangkan dana pihak ketiga (DPK) naik sekitar 3 persen pada periode yang sama. 

Posisi likuiditas DBS Indonesia, kata Erline, juga cukup dan baik. DBS Indonesia juga berhasil meningkatkan posisi loan to deposit ratio/LDR pada April 2022 dibandingkan dengan Desember 2021. Sayangnya, Erlin tidak menyebutkan lebih detail mengenai LDR. 

Adapun mengenai ekosistem digital dan pertumbuhan bank digital, kata Erline, ekosistem memiliki peranan besar untuk mendukung pertumbuhan bisnis perbankan digital, namun bukan satu-satunya faktor penentu. 

“DBS Indonesia percaya sebagai bank digital bahwa pengalaman perbankan beserta penyediaan ‘best in class’ produk dan layanan untuk nasabah juga merupakan faktor penting untuk membantu nasabah mewujudkan tujuan finansial mereka,” kata Erline.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan dbs Bank Digital
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top