Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nasabah Digital Banking UOB Indonesia Melesat, DPK Bank Tambah Tebal

UOB Indonesia mencatat ertumbuhan nasabah digital banking TMRW mencapai 170 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) per Agustus 2022.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 19 September 2022  |  22:55 WIB
Nasabah Digital Banking UOB Indonesia Melesat, DPK Bank Tambah Tebal
Ilustrasi. - uobgroup.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank UOB Indonesia mencatat pertumbuhan nasabah layanan digital banking melalui aplikasi TMRW mencapai 170 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Agustus 2022. 

Executive Director Digital Bank Head UOB Indonesia Fajar Septandri Maharjaya mengatakan pertumbuhan nasabah yang dimiliki perseroan menunjukkan kehadiran aplikasi TMRW telah diterima baik oleh masyarakat di Indonesia.

“Kami pertama kali launch [aplikasi TMRW] ke pasar Agustus 2020 di tengah badai pandemi yang sangat besar, dan kalau kita lihat saat ini animo atau respons masyarakat sangat baik, di mana jumlah pertumbuhan nasabah tumbuh 170 persen yoy, sedangkan DPK [dana pihak ketiga] tumbuh 150 persen yoy per Agustus 2022,” kata Fajar di Jakarta, Senin (19/9/2022).

Jika merujuk laporan keuangan bulanan UOB Indonesia per Juli 2022, DPK tumbuh 19,20 persen yoy, dari Rp96,44 triliun menjadi Rp114,96 triliun. Secara terperinci, dana murah (current account savings account/CASA) berupa pos giro dan tabungan milik UOB Indonesia juga naik 30,8 persen yoy, dari Rp49,44 triliun menjadi Rp64,68 triliun.

Fajar mengungkapkan bahwa target segmen utama di aplikasi TMRW menyasar milenial di rentang 25–39 tahun. Namun demikian, Fajar menjelaskan bahwa tidak menutup kemungkinan nasabah aplikasi TMRW berada di atas 35 tahun.

Lebih lanjut, dia memaparkan bahwa pertumbuhan nasabah TMRW juga sejalan dengan adanya pertumbuhan transaksi sebab telah tersemat fitur untuk memudahkan nasabah melakukan kegiatan transaksi perbankan, di antaranya berupa Bank Indonesia Fast Payment atau BI-Fast, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), hingga real time online (RTO). 

“Jumlah transaksi QRIS dan BI-Fast meningkat sangat besar sekali. Animo masyarakat sangat baik, hampir sebagian masyarakat sudah mulai beralih ke BI-Fast dan ini memberikan gambaran transaksi sangat tinggi,” ujarnya.

Di samping itu, Fajar menyatakan fitur dan produk di aplikasi TMRW akan terus bertambah dengan target 145 produk atau biller hingga akhir tahun 2022. Adapun saat ini, TMRW memiliki 130 produk yang tersemat di dalamnya dengan jumlah transaksi yang mendominasi adalah berupa produk atau fitur isi ulang (top-up) dan fund transfer.

“TMRW memang konsepnya full digital bank, saat ini secara produk akan terus kita tambah. Ke depan, dimulai dengan fitur asuransi dan wealth lainnya dan tahun depan akan banyak inovasi dan fitur-fitur yang menarik,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank uob indonesia Digital Banking perbankan
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top