Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Etiqa dan AJI Kenalkan Asuransi Perjalanan Amanyaman, Incar Premi Tumbuh 100 Persen

PT Aman Jelajah Internasional (AJI) menggandeng Etiqa untuk meluncurkan asuransi perjalanan dengan perlindungan ganda dengan nama Amanyaman.
Seorang turis mendatangi salah satu destinasi wisata di Jepang/Freepik
Seorang turis mendatangi salah satu destinasi wisata di Jepang/Freepik

Bisnis.com, JAKARTA – PT Aman Jelajah Internasional (AJI) bekerja sama dengan ETIQA meluncurkan produk asuransi perjalanan dengan klaim ganda bernama Amanyaman.

Direktur Aman Jelajah Internasional Budi Kusmawardi mengatakan berbeda dengan asuransi perjalanan biasa, pihaknya memberikan manfaat klaim atas biaya re-booking ticket bagi pemegang polis yang harus melakukan reschedule bilamana terjadi risiko-risiko perjalanan yang tidak diduga.

“Kami pastikan traveller akan terlindungi mulai dari sebelum perjalanan, selama perjalanan, bahkan hingga perjalanan telah berakhir tanpa rasa khawatir,” kata Budi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (31/10/2022).

Dia mengatakan dengan kehadiran Amanyaman, keyakinan konsumer untuk melakukan perjalanan termasuk untuk berwisata dapat meningkat. Budi optimistis perusahaan dapat mengerek pertumbuhan premi lebih dari 100 persen pada 2023, meski tahun depan dunia diramal akan mengalami resesi yang bakal menggerus optimisme konsumen melakukan perjalanan.

“Tahun depan harapannya recovery-nya akan jauh lebih baik, karena semakin melakukan perjalanan pasti kebutuhan travel insurance akan banyak. Kami yakin kenaikan pendapatan premi kami harapkan bisa lebih dari 100 persen [pada 2023], karena saat ini recovery pandemi Covid-19 belum terlalu tinggi,” tuturnya.

Produk asuransi perjalanan Amanyaman dijual dengan premi mulai dari Rp80.000 – Rp5,52 juta tergantung kategori. Saat ini dia mengatakan kontributor premi yang paling besar berasal untuk perjalanan paling jauh di luar Asia.

Ke depan, kata dia, produk Amanyaman juga akan diluncurkan pada rute penerbangan domestik hingga perjalanan haji/umrah.

“Haji/umrah saat ini belum, tapi kami sedang memprosesnya, tapi dalam waktu dekat kami bisa melayani perjalanan jemaah haji/umrah karena ada beberapa ketentuan,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rika Anggraeni
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper