Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Jelang Tahun Politik, Simpanan Nasabah Tajir Melesat

Per Oktober 2022 atau menjelang tahun politik, simpanan nasabah dengan nominal di atas Rp5 miliar naik 15,5 persen secara tahunan.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 05 Desember 2022  |  06:30 WIB
Jelang Tahun Politik, Simpanan Nasabah Tajir Melesat
Ilustrasi uang. - freepik.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Simpanan nasabah bank berkantong tebal di brankas perbankan kian bertambah menjelang tahun politik. Jumlah tabungan dengan nominal di atas Rp5 miliar naik hingga dobel digit pada Oktober 2022 secara tahunan, kontras dengan simpanan nominal di bawahnya yang tumbuh melambat.

Adapun pada 2024 Indonesia akan menyelenggarakan pemilihan presiden hingga pemilihan kepala daerah. Dengan demikian 2023 akan menjadi tahun politik karena para calon akan aktif melakukan kampanye. 

Mengutip Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), simpanan nasabah berkantong tebal dengan tingkat nominal di atas Rp5 miliar mencapai Rp4.295 triliun hingga Oktober 2022. Jumlah ini naik 6,9 persen secara bulanan (mtm) dan 15,5 persen secara tahunan (yoy).

Capaian tersebut membuat jumlah simpanan nasabah tajir menjadi kontributor tertinggi dari semua jenis nominal tabungan dengan pangsa sebesar 53,7 persen dari total seluruh simpanan.

“Nominal simpanan terbesar terdapat pada tiering simpanan >Rp5 miliar yang mencakup 53,7 persen total simpanan. Kenaikan nominal simpanan terbesar terdapat pada tiering simpanan >Rp5 miliar sebesar 6,9 persen [month-to-month],” tulis LPS dikutip Minggu (4/12/2022).

Sementara itu, LPS mencatat simpanan dengan nominal kurang atau sama dengan Rp100 juta mengalami penurunan pertumbuhan nominal terdalam sebesar -0,3 persen secara bulanan. Hal ini membuat jumlah simpanan pada tiering ini mencapai Rp972 triliun per Oktober 2022.

Di sisi lain, tiering nominal lainnya mengalami pertumbuhan secara terbatas. Tiering Rp100 juta hingga Rp200 juta, misalnya, tumbuh 0,2 persen secara bulanan dan 4,8 persen secara tahunan. Diikuti simpanan Rp200 juta – Rp500 juta yang tumbuh 0,4 persen MoM.

Adapun tabungan bernominal Rp500 juta–Rp1 Miliar, diikuti tiering Rp1 miliar–Rp2 miliar, dan Rp2 miliar–Rp5 miliar masih mencatatkan pertumbuhan secara bulanan sebesar 0,3 persen, 0,6 persen, serta 0,9 persen.

LPS melaporkan bahwa total nominal simpanan pada Oktober 2022 mencapai Rp7.669 triliun, naik 3,7 persen secara bulanan. Deposito menjadi simpanan dengan nominal terbesar yakni Rp2.883 triliun atau 36,1 persen dari total simpanan.

Adapun total rekening simpanan di bank umum pada Oktober 2022 tercatat sebanyak 505,1 juta rekening, naik 2,1 persen secara bulanan. Berdasarkan jenis simpanan, jumlah rekening simpanan terbanyak ada pada tabungan yang mencakup 98,0 persen total rekening simpanan.

Berikut rincian simpanan tabungan yang dicatat LPS per Oktober 2022:

Tiering 

Nominal

Jumlah

(dalam Rp Triliun)

Kenaikan

Bulanan

(%)

Kenaikan Tahunan

(%)

N ≤ 100 juta

972

-0,3

2,7

100 juta < N ≤ 200 juta

411

0,2

4,8

200 juta < N ≤ 500 juta

650

0,4

4,2

500 juta < N ≤ 1 miliar

551

0,3

2,6

1 miliar < N ≤ 2 miliar

484

0,6

2,1

2 miliar < N ≤ 5 miliar

633

0,9

3,9

N > 5 miliar

4.295

6,9

15,5

Total

7.996

3,7

9,5

 Sumber: LPS

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

simpanan perbankan lps perbankan
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top