Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Profil Modern Multiartha, Pengendali 10 BPR Merger dengan Aset Rp6,72 T

Modern Multiartha mengendalikan 10 BPR dengan 40 kantor pusat serta cabang serta tersebar di Indonesia Tengah dan Indonesia Timur.
Modern Multiartha menetapkan BPR Modern Express sebagai entitas penerima penggabungan./Tangkap layar.
Modern Multiartha menetapkan BPR Modern Express sebagai entitas penerima penggabungan./Tangkap layar.

Bisnis.com, JAKARTA - Gebrakan PT Modern Multiartha menarik perhatian industri keuangan pada awal 2023. Bagaimana tidak, memiliki entitas bank perkreditan rakyat (BPR) di 10 provinsi yang tersebar dari Jawa Tengah hingga Papua, pemegang saham memutuskan melakukan konsolidasi. 

Sebanyak 9 BPR dilebur menjadi kantor cabang, sedangkan satu entitas yakni PT BPR Modern Express dipertahankan sebagai kantor pusat. 

"PT  Modern  Multiartha merupakan pemegang saham pengendali dari BPR MMA Group," tulis manajemen dalam pengumumannya yang dikutip Jumat, (20/1/2023).

Dalam neraca  penggabungan, perusahaan hasil konsolidasi ini per 31 Desember 2022 memiliki aset Rp6,72 triliun. Sedangkan outstanding kredit yang dikucurkan mencapai Rp5,93 triliun. 

BPR MMA Group juga mencatat dana pihak ketiga (DPK) yang mereka himpun mencapai Rp3,51 triliun. Dengan posisi ini, perseroan mengajukan pinjaman ke Bank Lain sebesar Rp2,15 triliun. Sedangkan sisanya berasal dari modal disetor. 

Total ekuitas entitas baru ini langsung mendekati Rp1 triliun atau tepatnya Rp974,21 miliar per akhir Desember 2022. Perusahaan juga mencatatkan laba konsolidasi Rp297,03 miliar. 

Dengan ekuitas jumbo ini, bagaimana profil Modern Multiartha sebagai pengendali? 

Laman resmi Modern Multiartha menyebut perusahaan dirintis sejak 1997 atau 26 tahun lalu. Perusahaan ini didirikan oleh tiga konglomerat yakni Bob Sugiarto, Sonny Waplau, dan So Robinson Sanjaya.  

BPR dalam group MMA tersebar di 10 provinsi, tersebar dari Jawa Tengah hingga Papua. Dengan posisi ini, Grup Modern Multiartha dapat disebut sebagai BPR terbesar di Indonesia Timur. 

Dalam company profilnya, Modern Multiartha menyebutkan BPR yang didirikan berada di wilayah yang memiliki potensi tumbuh. Terdapat 40 kantor di wilayah Indonesia Tengah dan Timur. 

Sebanyak 10 BPR milik Modern Multiartha yang digabung ini adalah PT BPR Modern Express di Maluku, PT BPR Irian Sentosa di Papua, PT BPR Palu Lokadana Utama di Sulawesi Tengah, PT BPR Modern Express Jateng di Jawa Tengah, PT BPR Modern Express NTT di  Nusa Tenggara Timur, PT BPR Modern Express Sultra, PT BPR Modern Express Sulawesi Selatan, PT BPR Modern Express Papua Barat, PT BPR Modern Express Maluku Utara, dan PT BPR Modern Express Sulut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Anggara Pernando
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper