Rights Issue KB Bukopin (BBKP) Incar Rp12 Triliun, Simak Jadwal dan Penggunaan Dananya

Pemegang saham Bank KB Bukopin bersiap melakukan injeksi modal jumbo ke entitas bisnisnya di Indonesia melalui rights issue. Simak jadwalnya.
Karyawati melayani nasabah di kantor cabang PT Bank KB Bukopin Tbk. (BBKP), Jakarta. Bisnis/Abdurachman
Karyawati melayani nasabah di kantor cabang PT Bank KB Bukopin Tbk. (BBKP), Jakarta. Bisnis/Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Aksi tambah modal PT Bank KB Bukopin Tbk. (BBKP) kembali digelar. Dalam prospektus yang diterbitkan bertanggal 10 Februari 2023, manajemen KB Bukopin merancang injeksi modal jumbo sebesar Rp12 triliun melalui mekanisme hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias rights issue yang ke-7. 

"HMETD akan dibagikan kepada para pemegang saham Perseroan yang tercatat pada tanggal 5 Mei 2023," tulis perusahaan dalam prospektusnya yang dikutip Senin (13/2/2023). 

Dalam aksi korporasi ini, BBKP merancang menerbitkan 120 miliar lembar saham baru dengan nominal Rp100. Belum ada harga pelaksanaan dalam aksi korporasi ini, maupun rasionya. Meski demikian, dengan menggunakan harga nominal, maka sedikitnya BBKP meraup tambahan modal Rp12 triliun. 

Disebutkan, saham yang diterbitkan merupakan saham baru. Hak yang dimiliki oleh pemegang saham baru sama dengan pemegang saham sebelumnya. 

"Jika saham baru yang ditawarkan dalam PUT VII ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang HMETD, maka sisa saham baru akan dialokasikan kepada pemegang saham perseroan lainnya," tertulis dalam prospektus. 

Dijelaskan juga, rights issue ini akan menyebabkan dilusi hingga 42,81 persen jika hanya Kookmin Bank yang menjalankan haknya. Disebutkan juga, pemegang saham yang tidak ingin melaksanakan haknya, dapat mengalihkan sesuai mekanisme perdagangan bursa. 

Sedangkan dana jumbo hasil aksi korporasi ini akan digunakan untuk memperkuat ekonomi bisnis, termasuk untuk bisnis Indonesia dengan Korea.

"Seluruh dana yang diperoleh Perseroan dari hasil PUT VII, setelah dikurangi dengan seluruh biaya yang terkait dengan PUT VII akan digunakan secara bertahap untuk ekspansi Kredit Baru Berkualitas Baik, yang akan difokuskan pada Segmen Ritel, UKM, Wholesale, dan Indonesia-Korea business link," tertulis dalam prospektus. 

Jadwal Sementara Right Issue Bank Bukopin (BBKP) 

  • Tanggal Efektif : 18 April 2023
  • Tanggal akhir perdagangan saham dengan HMETD (Cum-Right) di: 
  • - Pasar Reguler dan Negosiasi : 3 Mei 2023
  • - Pasar Tunai : 5 Mei 2023
  • Tanggal mulai perdagangan saham tanpa HMETD (Ex-Right) di:
  • - Pasar Reguler dan Negosiasi : 4 Mei 2023
  • - Pasar Tunai : 8 Mei 2023
  • Tanggal pencatatan (Recording Date) pemegang saham yang berhak atas HMETD : 5 Mei 2023
  • Tanggal distribusi HMETD : 8 Mei 2023
  • Tanggal pencatatan Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD di Bursa Efek Indonesia: 9 Mei 2023
  • Periode perdagangan HMETD : 9 – 16 Mei 2023
  • Periode pelaksanaan HMETD : 9 – 16 Mei 2023
  • Periode Distribusi Saham berasal dari HMETD : 11 – 19 Mei 2023
  • Tanggal akhir pembayaran pemesanan pembelian Saham Tambahan : 19 Mei 2023
  • Tanggal penjatahan pemesanan pembelian Saham Tambahan : 22 Mei 2023
  • Tanggal pengembalian kelebihan uang pemesanan pembelian Saham Tambahan: 24 Mei 2023

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Anggara Pernando
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper