Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Adira Targetkan Akuisisi Mandala Finance Rampung Awal 2024

Adira Finance (ADMF) menargetkan akuisisi PT Mandala Multifinance Tbk. (MFIN) baru terealisasi pada awal 2024. 
Karyawan beraktivitas di kantor Adira Finance di Jakarta. Bisnis/Endang Muchtar
Karyawan beraktivitas di kantor Adira Finance di Jakarta. Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA— PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (ADMF) atau Adira Finance menyebut akuisisi PT Mandala Multifinance Tbk. (MFIN) baru terealisasi pada awal 2024. 

Adapun, perusahaan pembiayaan tersebut berpartisipasi sebanyak 10 persen dan mayoritas akuisisi dilakukan oleh induk Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG).

“Untuk akuisisi yang sudah dilakukan baru penandatanganan conditional sale agreement, perjanjian jual beli bersyarat,” kata Presiden Direktur Adira Finance, I Made Dewa Susila dalam Media Update Kinerja Keuangan Semester I/2023 di Jakarta Pusat, Jumat (11/8/2023). 

Made mengatakan syarat utama dalam perjanjian tersebut adalah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Kalau diprediksi kemungkinan baru direalisasi awal tahun depan,” ujarnya.

Made mengatakan untuk saat ini dirinya pun belum bisa menjelaskan secara rinci terkait arah pascaakuisisi. Namun yang pasti pihaknya menyebut arah ke depan akan menekankan kolaborasi. Termasuk prioritas bersinergi dalam entitas grup yakni MUFG. 

“Jadi MUFG itu banyak sekali, karena zamanya sekarang itu berkolaborasi kalau Adira Finance sendiri agak berat. Jadi pasti nanti arah ke depannya kolaborasi,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, MUFG dan Adira Finance telah mencapai kesepakatan dengan PT Jayamandiri Gemasejati dan beberapa pemegang saham lainnya untuk pengambilalihan Mandala Finance mencapai 80,6 persen saham akuisisi tersebut mencapai kurang lebih Rp7.042 miliar.

MUFG Bank nantinya menjadi pemegang saham terbesar di MFIN dengan 70,6 persen saham. Sementara itu, ADMF akan memegang 10 persen saham di perusahaan leasing yang banyak membiayai kredit motor Yamaha itu.

Sesuai aturan di Indonesia, MUFG Bank juga akan melaksanakan penawaran tender wajib terhadap sisa 19,4 persen saham MFIN setelah selesainya pengambilalihan 80,6 persen saham tersebut.

Dengan akusisi tersebut, MUFG Bank dan ADMF bermaksud untuk memperkuat dan memperluas pembiayaan otomotif di Indonesia.

Adapun, MFIN merupakan perusahaan leasing yang kegiatan utamanya menyediakan pembiayaan otomotif untuk sepeda motor baru dan pembiayaan multiguna yang dijaminkan dengan sepeda motor di pasar domestik.

Pada semester pertama 2023, Adira Finance membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 24 persen year on year (yoy) menjadi sebesar Rp818 miliar.

Peningkatan laba tersebut didorong meningkatnya total pendapatan sebesar 10 persen yoy menjadi Rp4,5 triliun seiring dengan tumbuhnya kinerja pembiayaan perusahaan. Dengan demikian, Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE) Perusahaan masing-masing menjadi 8,1 persen dan 16,6 persen. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper