Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jelang RDG BI, Simak Kurs Dolar AS di BCA, BNI, Bank Mandiri dan BRI Hari Ini (19/10/2023)

Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.20 WIB, rupiah dibuka melemah 0,54 persen atau 85,5 poin ke posisi Rp15.815.
Karyawan menunjukan uang dolar Amerika Serikat (AS) di Jakarta, Selasa (5/9/2023). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan menunjukan uang dolar Amerika Serikat (AS) di Jakarta, Selasa (5/9/2023). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA –  Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami pelemahan jelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia  hari ini Kamis (19/10/2023). Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.20 WIB, rupiah dibuka melemah 0,54 persen atau 85,5 poin ke posisi Rp15.815.

Pelemahan rupiah ini diikuti oleh indeks dolar yang terpantau stagnan di posisi 106,565Sementara itu, mata uang lain di kawasan Asia pun bergerak bervariasi. Di mana, yen Jepang terparkir di zona hijau atau naik 0,07%, lalu dolar Hong Kong menguat 0,02%, dolar Singapura ikut naik 0,01%.

Tak hanya itu, yuan China juga menguat 0,04%Sebaliknya, dolar Taiwan melemah 0,19%, won Korea turun 0,55%, lalu peso Filipina melemah 0,25%, diikuti rupee India yang melemah 0,01%. Dilanjutkan oleh ringgit Malaysia yang melemah 0,33% dan baht Thailand yang melemah 0,42%

Sebagai informasi, nilai tukar rupiah hari ini berisiko semakin melemah saat Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia berlangsung, Kamis (19/10/2023).

Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memprediksi mata uang rupiah pada perdagangan besok, Kamis (19/20/2023) akan cenderung fluktuatif namun berpotensi ditutup melemah di rentang Rp15.710- Rp15.770 per dolar AS. Dia mengatakan indeks dolar sedikit melemah, namun tetap mendekati puncak dalam 11 bulan setelah data ekonomi China yang lebih baik dari perkiraan pada Rabu.

“Selain itu data yang dirilis semalam menunjukkan bahwa penjualan ritel AS tumbuh lebih dari perkiraan pada September 2023, mendorong kekhawatiran terhadap inflasi yang tinggi, yang dapat membuat Federal Reserve bersikap hawkish,” kata Ibrahim dalam risetnya, Rabu (18/10/2023).

Pergerakan dolar AS juga terpengaruh serangkaian pembicara The Fed minggu ini, terutama Ketua Jerome Powell pada Kamis (19/10/2023) waktu setempat. Pasar tetap mewaspadai sinyal hawkish dari Powell, setelah ia mengisyaratkan suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu lebih lama pada pertemuan The Fed di bulan September.Lantas, berapa kurs dolar AS di BCA, BNI, Bank Mandiri, dan BRI hari ini, Kamis (19/10/2023)?

1. Kurs Dolar AS di BCA Hari Ini

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada pembaruan pukul 09.27 WIB, menetapkan harga beli dolar AS senilai Rp15.812 dan harga jual Rp15.832 berdasarkan special rate atau e-Rates. Sementara secara TT Counter dan Bank Notes mencatatkan posisi yang sama, di mana harga beli dolar AS Rp15.639 dengan harga jual Rp15.939. 

2. Kurs Dolar AS di BNI Hari Ini 

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menetapkan kurs dolar rupiah secara special rate pukul 09.20 WIB dengan harga beli Rp15.813 dan harga jual Rp15.833Sedangkan, secara TT Counter dan Bank Notes, harga beli Rp15.550 dan harga jual Rp15.900.

3. Kurs Dolar AS di Bank Mandiri Hari Ini 

Sementara itu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menetapkan kurs dolar rupiah pukul 09.02 WIB, di mana, harga beli dolar AS senilai Rp15.780 dan harga jual Rp15.800 berdasarkan special rate. Sementara secara TT Counter dan Bank Notes, masing-masing harga beli dolar AS Rp15.575 dengan harga jual Rp15.925 

4. Kurs Dolar AS di BRI Hari Ini 

Terakhir, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) dalam pembaruan pukul 09.29 WIB, menetapkan kurs jual beli yang mengacu pada kalkulator kurs e-rates, dengan harga Rp15.815 dan Rp15.835Sementara, secara TT Counter, pihaknya mematok Rp15.755 dan harga jual Rp15.905.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arlina Laras
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper