Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bank Digital Milik BNI Hibank Raup Laba Rp123 Miliar, Naik Rp103,95%

Hibank, Bank Digital Milik BNI, sukses meraup laba Rp123 miliar pada kuartal III/2023, naik 103,95%.
Logo bank digital milik BNI, hibank./Istimewa
Logo bank digital milik BNI, hibank./Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Bank digital milik PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI), yakni PT Bank Hibank Indonesia (Hibank), mencatatkan laba bersih Rp123,07 miliar pada kuartal III/2023.

Capaian laba Hibank naik 103,95% secara tahunan dibanding periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy), yaitu sebesar Rp60,34 miliar pada kuartal III/2023.

Berdasarkan laporan keuangan yang dikutip Bisnis, Kamis (2/11/2023) pertumbuhan laba bank yang sebelumnya memiliki nama PT Bank Mayora ini didorong oleh sejumlah faktor, salah satunya peningkatan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) sebesar 74,85% yoy menjadi Rp389,36 miliar pada September 2023 dari Rp222,69 miliar pada September 2022.  

Tercatat, margin bunga bersih (net interest margin/NIM) naik 151 basis poin (bps) ke level 4,58% dari sebelumnya 3,07%

Bank juga mencatatkan peningkatan pendapatan berbasis komisi (fee based income) 38,6% menjadi Rp3,65 miliar pada kuartal III/2023 dari Rp2,63 miliar pada kuartal III/2023.

Dari sini, laba operasional Hibank pada tercatat Rp154,33 miliar pada kuartal III/2023 dibanding sebelumnya Rp68,77 miliar pada kuartal III/2022

Pada rasio profitabilitas, Hibank mencatatkan perbaikan rasio imbal balik ekuitas (return on equity/ROE) naik 99 basis poin (bps) menjadi 3,75% dari level 2,76%. Lalu, rasio imbal balik aset (return on asset/ROA) Hibank naik 72 bps menjadi 1,69% dari 0,97%. 

Selanjutnya dari tingkat efisiensi, Hibank membukukan penyusutan beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) hingga 732 bps menjadi 75,33% dari sebelumnya 82,65%. Semakin kecil BOPO menunjukkan semakin efisiennya perbankan dalam menjalankan usahanya.

Kemudian, dalam hal intermediasi, Hibank telah menyalurkan total kredit sebesar Rp5,44 triliun per September 2023, naik 87,07% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp2,91 triliun.

Alhasil, aset bank ikut terkerek 22,59% yoy menjadi Rp14,29 triliun dari Rp11,65 triliun. Seiring dengan pertumbuhan kredit, Hibank pun mengalami perbaikan rasio kredit bermasalah, di mana (nonperforming loan/NPL) gross turun 183 bps dari 1,71% ke level 3,54% dan NPL net yang ikut menyusut 101 bps ke level 0,51% dari level 1,52%

Dari sisi pendanaan, Hibank telah meraup dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp9,35 triliun, naik 35,29% yoy. Sementara dana murah atau current account savings account (CASA) mengalami kenaikan 31,59% yoy menjadi Rp3,05 triliun pada kuartal III/2023 dari Rp2,32 triliun pada kuartal III/2022. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper