Sambut Relaksasi Kementerian PUPR, Sompo Siapkan Skema Program

PT Sompo Insurance Indonesia akan menyiapkan skema untuk menyambut rencana Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang ingin menaikan batasan gaji untuk kepemilkan rumah KPR.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 24 Februari 2019  |  11:35 WIB
Sambut Relaksasi Kementerian PUPR, Sompo Siapkan Skema Program
Ilustrasi - jibiphoto

Bisnis.com, JAKARTA – PT Sompo Insurance Indonesia akan menyiapkan skema untuk menyambut rencana Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang ingin menaikan batasan gaji untuk kepemilkan rumah KPR.

Sebelumnya, Kementerian PUPR berencana memberi relaksasi persyaratan batasan gaji penerima KPR subsidi dari sebelumnya maksimal Rp4 juta menjadi Rp8 juta. Penaikan batasan gaji tersebut didasari tujuan untuk mempermudah ASN hingga golongan III memiliki rumah bersubsidi.  

Head of Retail Marketing Directorate Sompo Insurance Ratna Indriyani mengatakan, perseroan akan menyiapkan skema untuk mengakomodir asuransi properti bagi perumahan sederhana.

Pascamencuatnya kabar relaksasi kredit rumah yang dikeluarkan oleh Kementerian PUPR, Ratna melihat hal tersebut sebagai peluang bagus bagi lini asuransi properti di perseroan.

“Pasti akan berpengaruh tetapi kembali lagi kami di Sompo tidak melihat sales atau rupiah dan inikan segmen baru, kami akan siapkan program untuk segmen tersebut,” kata Ratna kepada Bisnis, Jumat (22/2/2019).

Sebelumnya , PT Sompo Insurance Indonesia menorehkan premi senilai Rp2 triliun hingga Desember 2018 (unadited) tumbuh 22,4% dibandingkan dengan tahun lalu yang senilai Rp1,63 triliun.

Asuransi harta benda atau properti  menjadi kontributor terbesar dalam perolehan premi dengan menyumbangkan 45% dari total premi yang dibukukan, menyusul kemudian asuransi kendaraan bermotor dengan  30%, asuransi kesehatan 7%, asuransi cargo 5%, asuransi engineering 5%, dan lain-lain 2-3%.

Ratna menjelaskan lini korporasi mendominasi di bisnis asuransi properti Sompo. Adapun yang dilindungi dari korporasi adalah aset-aset dan gedung perusahaaan.

Disamping itu, lanjut Ratna, bisnis asuransi properti masih akan menjadi fokus perseroan pada 2019 dalm mengais premi.

“Mungkin ada sedikit pergesaran, tetapi tidak banyak, dan asuransi properti masih menjadi andalan karena secara rupiah lebih besar,” kata Ratna.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
asuransi, kpr

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top