5 Berita Populer Finansial, BCA Tidak Revisi RBB dan Multifinance Tak Banyak Terpengaruh Penurunan Suku Bunga BI

Kabar BCA tidak akan merevisi rencana bisnis bank yang telah ditetapkan tahun ini jadi berita terpopuler kanal Finansial hari ini, Senin (22/7/2019).
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 22 Juli 2019  |  21:55 WIB
5 Berita Populer Finansial, BCA Tidak Revisi RBB dan Multifinance Tak Banyak Terpengaruh Penurunan Suku Bunga BI
Direktur Utama PT Bank Central Asia (BCA) Tbk Jahja Setiaatmadja menjawab pertanyaan saat halalbihalal bersama media di Jakarta, Rabu (12/6/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

1. Suku Bunga BI Turun, BCA Tidak Revisi RBB

PT Bank Central Asia Tbk. menilai penurunan suku bunga acuan (BI 7-Day Repo Rate)sebesar 25 basis poin (bps) telah masuk dalam perkirakaan perusahaan. Karena itu bank milik Grup Djarum ini tidak akan merevisi rencana bisnis bank (RBB) yang telah ditetapkan tahun ini.

“Tidak ada revisi,” kata Direktur Utama BCA Jahja Setiatmadja kepada Bisnis pekan lalu. Baca selengkapnya di sini

2. Bisnis Pembiayaan Tak Banyak Terpengaruh Penurunan Suku Bunga

Penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia dinilai tidak akan terlalu berpengaruh terhadap bisnis pembiayaan.

Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) memprediksi perusahaan pembiayaan tidak akan menunjukkan respons yang terlalu signifikan terhadap penurunan suku bunga acuan. Baca selengkapnya di sini

3. BI 7-DRR Turun, BNGA Optimistis Pacu Kredit

PT Bank CIMB Niaga Tbk. menilai penurunan suku bunga acuan atau BI 7-Day Repo Rate akan membuat bank lebih leluasa menawarkan produk kepada konsumen. Dengan demikian hal ini akan membuat penyaluran kredit akan naik, sehingga mendonkrak kinerja perbankan.

Per kuartal I/2019, total portofolio kredit bank tumbuh di bawah industri, atau 5,0 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp187,99 triliun. Baca selengkapnya di sini

4. BI Beri Sinyal Kembali Turunkan Suku Bunga Acuan

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo di hadapan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI mengindikasikan untuk melanjutkan penurunan suku bunga acuan.

"Kami melihat ke depan ada ruang kebijakan moneter yang akomodatif masih terbuka," ujar Perry, Senin (22/7/2019). Baca selengkapnya di sini

5. Tokopedia dan Modalku Resmikan Layanan Pendanaan Modal Toko

PT Tokopedia bekerja sama dengan PT Mitra Usaha Indonesia Grup atau Modalku meresmikan Modal Toko, layanan pendanaan berbasis digital bagi para penjual di platform Tokopedia.

Peresmian kerja sama tersebut berlangsung pada Senin (22/7/2019) di Jakarta yang dihadiri oleh AVP Fintech Tokopedia Samuel Sentana, Co-Founder & CEO Modalku Reynold Wijaya, dan Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hendrikus Passagi. Baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
multifinance, perbankan

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top