Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Bukopin Belum Pastikan Jadwal Penawaran Umum Terbatas V

Rencananya penerbitan PUT V dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dijadwalkan akan didistribusikan pada 10 Maret 2020.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 14 Mei 2020  |  14:51 WIB
Karyawati menghitung uang rupiah, di kantor Cabang Bank Bukopin di Jakarta, Senin (9/4/2018). - JIBI/Abdullah Azzam
Karyawati menghitung uang rupiah, di kantor Cabang Bank Bukopin di Jakarta, Senin (9/4/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Bukopin Tbk. belum dapat memastikan jadwal penerbitan penawaran umum terbatas (PUT) V.

Adapun penerbitan PUT V dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dijadwalkan akan didistribusikan pada 10 Maret 2020. Namun, PUT sebanyak 4,66 miliar saham atau dengan nilai nominal Rp100 per lembar saham, mengalami perubahan jadwal penerbitan.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, pada 6 Maret 2020, Bank Bukopin mengatakan penerbitan PUT masih dalam tahap proses registrasi untuk mendapatkan pernyataan efektif dari OJK sampai dengan batas waktu yang akan ditentukan.

Selanjutnya, pada 14 Mei 2020, Bank Bukopin kembali mengumumkan penerbitan PUT V masih dalam tahap registrasi. Informasi mengenai perubahan jadwal PUT V akan disesuaikan dengan perkembangan proses selanjutnya.

Adapun saham yang akan diterbitkan dalam rangka pelaksanaan penambahan modal Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) ini merupakan saham baru yang akan dikeluarkan dari portepel serta akan dicatatkan di BEI. Saham tersebut memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal (termasuk hak atas dividen) dengan saham lain Perseroan yang telah disetor penuh.

Jika saham baru yang ditawarkan dalam PUT V ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang HMETD porsi publik, maka sisa saham baru akan dialokasikan kepada Pemegang Saham Perseroan lainnya. Saat ini pemegang saham mayoritas Bank Bukopin adalah PT Bosowa Corporindo dan KB Kookmin Bank, Co., Ltd.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bank bukopin saham bank
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top