Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPD Bali Telah Salurkan Kredit dari Dana PEN Rp331 Miliar

Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Bali I Nyoman Sudharma menyampaikan perseroan mendapatkan penempatan uang negara dalam rangka pemulihan ekonomi nasional sebesar Rp700 miliar. BPD Bali berkomitmen akan me-leverage dana PEN hingga dua kali, sesuai dengan perjanjian kerja sama.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 31 Agustus 2020  |  13:42 WIB
BPD Bali
BPD Bali

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Bali mulai merealisasikan penyaluran kredit dari penempatan uang negara sebesar Rp700 miliar pada 14 Agustus 2020.

Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Bali I Nyoman Sudharma menyampaikan perseroan mendapatkan penempatan uang negara dalam rangka pemulihan ekonomi nasional sebesar Rp700 miliar.

BPD Bali berkomitmen akan mengembangkan kredit dari penempatan dana program pemulihan ekonomi nasional (PEN) hingga dua kali lipat, sesuai dengan perjanjian kerja sama.

Sejak penempatan dana PEN pada 14 Agustus 2020 hingga 28 Agustus 2020, kredit yang sudah tersalurkan senilai Rp331 miliar. Dari jumlah ini, kredit UMKM senilai Rp155 miliar, sedangkan senilai Rp176 miliar untuk kredit non UMKM. Sektor perdagangan menjadi yang utama dalam penyaluran kredit dana PEN.

Dengan begitu, perseroan telah merealisasikan kredit dana PEN sekitar 23,64% dari target penyaluran selama dua pekan. Sudharma mengatakan realisasi dana PEN yang terhitung cepat karena perseroan telah memproses kredit sejak Juli, saat pengajuan penempatan.

"Kami berusaha untuk membantu pemulihan ekonomi sesuai arahan pemerintah dan OJK," katanya kepada Bisnis, Senin (31/8/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bpd bali pemulihan ekonomi
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top