Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

CIMB Niaga: WeChat Pay Tak Berpengaruh pada Dompet Digital Lokal

CIMB Niaga bekerja sama dengan TenPay selaku pemilik aplikasi dompet digital WeChat Pay dan PT Arash Digital Rekadana (Jakarta) & Swiftpass Global Limited (Shenzhen) sebagai sistem integrator dan technical service provider.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 01 Oktober 2020  |  19:07 WIB
Sebuah iklan WeChat Pay milik Tencent Holdings Ltd. di depan restoran di Hong Kong, Selasa (1/8/2020). - Bloomberg
Sebuah iklan WeChat Pay milik Tencent Holdings Ltd. di depan restoran di Hong Kong, Selasa (1/8/2020). - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) meyakini kehadiran dompet digital WeChat Pay mengganggu dan mempengaruhi pemain dompet digital lokal, seperti Gopay, OVO, Dana, dan lainnya.

“Sebetulnya, baik WeChat Pay maupun Alipay untuk memfasilitasi pariwisata Indonesia dengan fokus untuk wisatawan mancanegara [wisman] sebagai pengguna WeChat Pay yang kebanyakan dari China,” kata Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Lani Darmawan saat dihubungi Bisnis, Kamis (1/10/2020).

Dia memahami bahwa memang situasi saat ini belum pulih karena dampak pandemi Covid-19, tetapi perusahaan telah siap untuk menyambut wisman begitu keadaan kembali normal.

“Kami siap dengan WeChat ini sehingga mereka [wisman] bisa bertransaksi, belanja dengan leluasa di Indonesia.  Hal ini diharapkan membantu pergerakan ekonomi di daerah wisata di Indonesia,” ujarnya.

Sekedar catatan, CIMB Niaga bekerja sama dengan TenPay selaku pemilik aplikasi dompet digital WeChat Pay dan PT Arash Digital Rekadana (Jakarta) & Swiftpass Global Limited (Shenzhen) sebagai sistem integrator dan technical service provider.

Hal ini menyusul telah terbitnya izin dari Bank Indonesia (BI) kepada CIMB Niaga sebagai bank BUKU 4 pertama yang dapat menerima transaksi pembayaran digital dari WeChat Pay.

Lani mengatakan bahwa hal ini juga sejalan dengan regulasi BI implementasi transaksi WeChat Pay di merchant-merchant CIMB Niaga yang dilakukan dengan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada alat penerima transaksi pembayaran CIMB Niaga, seperti mesin Electronic Data Capture (EDC) CIMB Niaga, Static QR, maupun aplikasi yang diunduh di perangkat merchant.

“Bahkan, dengan QRIS saat ini cross border trans sudah bisa dilakukan, CIMB Niaga bekerjasama dengan BI dalam pilot project ini dan berhasil dilakukan. QRIS digunakan oleh semua dompet digital lokal dan juga Bank,” katanya

Dia mengatakan bahwa transaksi tersebut dilakukan dalam mata uang rupiah sesuai jumlah yang telah disepakati pengguna dengan merchant.

Untuk diketahui, aplikasi dompet digital WeChat Pay hanya dapat dimiliki oleh pengguna dari China dengan sumber dana dari rekening kartu debit dan kartu kredit yang diterbitkan di China.

Lani menjelaskan bahwa implementasi kerja sama pembayaran digital WeChat Pay merupakan salah satu upaya untuk memperkuat posisi CIMB Niaga sebagai bank digital.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wechat dompet digital
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top