Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Survei BI: Standar Penyaluran Kredit Bank Kuartal IV Semakin Longgar

Pelonggaran standar kredit itu terindikasi dari Indeks Lending Standard (ILS) kuartal IV/2020 sebesar 8,1%, lebih rendah dibandingkan 11,0% pada kuartal sebelumnya. Hal ini akan diimplementasikan terhadap seluruh jenis kredit, terutama segmen debitur UMKM.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 16 Oktober 2020  |  13:24 WIB
Ilustrasi Bank - Istimewa
Ilustrasi Bank - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Survei Perbankan oleh Bank Indonesia memperkirakan penyaluran kredit pada kuartal IV/2020 akan semakin longgar atau tidak seketat periode sebelumnya.

Hal tersebut terindikasi dari Indeks Lending Standard (ILS) kuartal IV/2020 sebesar 8,1%, lebih rendah dibandingkan 11,0% pada kuartal sebelumnya. Pelonggaran standar penyaluran kredit akan dilakukan terhadap seluruh jenis kredit, terutama kredit kepada debitur UMKM.

Sementara itu, aspek kebijakan penyaluran yang paling longgar pada kuartal IV/2020 adalah suku bunga. Meskipun demikian, masih ada aspek kebijakan lainnya yang diprakirakan akan lebih ketat pada kuartal IV/2020.

Adapun fungsi intermediasi dari sektor keuangan masih lemah akibat pertumbuhan kredit yang terbatas sejalan dengan permintaan domestik yang belum kuat dan kehati-hatian perbankan akibat berlanjutnya pandemi Covid-19. Pertumbuhan kredit pada September 2020 kembali menurun menjadi 0,12% (yoy), dari posisi Agustus 2020 yang sebesar 1,04% (yoy).

Hanya saja, dengan pelonggaran standar penyaluran kredit, pada kuartal IV/2020, kredit baru diprakirakan tumbuh lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya. Namun tidak setinggi periode yang sama tahun sebelumnya.

Hal ini tercermin dari saldo bersih tertimbang (SBT) prakiraan permintaan kredit baru pada kuartal IV/2020 sebesar 57,6%, lebih tinggi dibandingkan 50,6% pada kuartal sebelumnya. Namun lebih rendah dibandingkan 70,6% pada kuartal yang sama pada 2019.

Prakiraan pertumbuhan tersebut mengindikasikan tren perbaikan kinerja pembiayaan masih berlanjut pada kuartal IV/2020, meskipun relatif terbatas jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Prioritas utama responden dalam penyaluran kredit baru kuartal IV/2020 adalah kredit modal kerja, diikuti oleh kredit investasi, dan kredit konsumsi. Pada jenis kredit konsumsi, penyaluran kredit kepemilikan rumah/apartemen masih menjadi prioritas utama, diikuti oleh penyaluran kredit multiguna dan kredit kendaraan bermotor.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan kredit penyaluran kredit
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top