Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OJK Tegaskan Pemberlakuan Modal Inti Rp3 Triliun Tetap Berlaku 2022

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana mengakui kondisi ekonomi masih perlu diperhatikan lebih lanjut karena berdampak pada kinerja bank.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 11 Februari 2021  |  13:28 WIB
Karyawan berada di dekat logo Otoritas Jasa Keuangan di Jakarta, Jumat (17/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan berada di dekat logo Otoritas Jasa Keuangan di Jakarta, Jumat (17/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan penerapan aturan modal inti minimum tidak akan mundur meski ada pandemi Covid-19.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana mengakui kondisi ekonomi masih perlu diperhatikan lebih lanjut karena berdampak pada kinerja bank.

Namun, dia berpendapat perubahan perilaku nasabah pada transaksi digital perbankan saat ini sudah sangat jelas sehingga bank tetap perlu melakukan tranformasi.

"Saya kira tidak ada langkah mundur, kita harus tetap mendorong bank untuk melakukan tranformasi digital yang juga membutuhkan modal tidak sedikit," katanya dalam CNBC TV, Kamis (11/2/2021).

Heru pun melanjutkan relaksasi aturan permodalan justru akan membuat nasabah bank kecil akan khawatir dengan kondisi kesehatan bank.

"Justru kalau dimundurkan bisa membuat nasabah bank kecil itu lari ke bank besar. Kami justru tidak mau hal itu, karena risikonya juga besar," imbuhnya.

Adapun, bank umum kelompok usaha (BUKU) I harus memiliki modal inti minimum Rp3 triliun pada 2022. Sementara itu, bank daerah BUKU I harus memiliki modal inti Rp3 triliun pada 2024.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan OJK modal inti
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top