Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jadi CEO SWF, Ridha Masih Menjabat Sebagai Dirut Bank Permata

Meskipun sudah memiliki jabatan yang baru, manajemen Bank Permata menyatakan bahwa Ridha masih menjabat sebagai bos di perseroan hingga beberapa pekan ke depan. 
Ketua Dewan Direktur Lembaga Pengelola Investasi atau Indonesia Investment Authority (INA) Ridha Wirakusumah - Sekretariat Presiden RI
Ketua Dewan Direktur Lembaga Pengelola Investasi atau Indonesia Investment Authority (INA) Ridha Wirakusumah - Sekretariat Presiden RI

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Bank Permata Tbk. Ridha D.M. Wirakusumah ditunjuk sebagai CEO Lembaga Pengelola Investasi (LPI) sesuai dengan penunjukkan resmi oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani pada tanggal 16 Februari 2021.

Sebelumnya, Komisaris Independen PermataBank Haryanto Sahari juga telah dilantik menjadi salah satu pejabat Dewan Pengawas LPI pada bulan Januari yang lalu.

Meskipun sudah memiliki jabatan yang baru, manajemen Bank Permata menyatakan bahwa Ridha masih menjabat sebagai bos di perseroan hingga beberapa pekan ke depan. 

"Untuk memastikan proses transisi kepemimpinan di PermataBank berjalan lancar, Ridha akan tetap menjalankan tugasnya sebagai Direktur Utama PermataBank sampai 17 Maret 2021," demikian dikutip Bisnis dari keterangan resmi yang disampaikan perseroan, Jumat (19/2/2021). 

Selanjutnya, Direktur Utama Alternate akan ditunjuk berlaku sampai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada April 2021 di mana Direktur Utama PermataBank baru akan diangkat sesuai regulasi yang berlaku.

Sementara itu Chartsiri Sophonpanich, Presiden Bangkok Bank dan Komisaris Utama PermataBank mengatakan pihaknya menyambut baik penunjukan resmi Ridha dan menyampaikan selamat atas penunjukan Haryanto Sahari.

"Kepercayaan pemerintah Indonesia terhadap kedua anggota Dewan Direksi dan Dewan Komisaris PermataBank merupakan kebanggaan luar biasa bagi kami dan kami ingin mengucapkan selamat kepada keduanya atas posisi baru mereka. Besar harapan kami bahwa amanah ini dapat diemban dengan sebaik-baiknya untuk memberikan kontribusi positif bagi LPI guna mencapai visi Indonesia untuk menjadi kekuatan ekonomi nomor 5 di dunia,” tutur Chartsiri. 

Adapun, Ridha mengatakan bahwa dia merasa terhormat dengan mandat baru yang diberikan pemerintah. Menurutnya, merupakan sebuah kesempatan  yang langka untuk dapat terjun langsung dan berkontribusi membangun RI melalui inisiatif SWF. 

"Tentunya keputusan ini bukanlah keputusan yang mudah, tetapi saya sangat berterimakasih atas dukungan pemegang saham pengendali, Bangkok Bank serta menyampaikan apresiasi yang setingginya atas semangat dan kontribusi seluruh keluarga besar PermataBank selama empat tahun terakhir ini hingga PermataBank dapat meraih kemajuan seperti saat ini.”

Sebelumnya, Ridha diangkat sebagai Direktur Utama PermataBank berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 13 Desember 2016. Selama kurun empat tahun PermataBank di bawah kepemimpinannya, Ridha telah berhasil memperbaiki kinerja, memperkuat tata kelola dan operasi bisnis bank serta mengukir perjalanannya sebagai bank dengan digital banking terdepan.

Pada akhir kuartal III/2020, PermataBank mampu melalui masa pandemi di 2020 dengan kinerja yang solid dengan mencatatkan pertumbuhan pendapatan operasional sebelum pencadangan sebesar Rp2,6 triliun, tumbuh 20,4% year-on-year (yoy).

Pencapaian tersebut juga dilanjutkan dengan suksesnya proses integrasi antara Bangkok Bank Kantor Cabang Indonesia (BBI) dan PermataBank di akhir Desember 2020 lalu, serta resminya PermataBank menjadi bank BUKU IV setelah mendapatkan konfirmasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 20 Januari 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ropesta Sitorus
Editor : Ropesta Sitorus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper