Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bocoran Fitur Baru DANA, Siap-siap Ada Paylater?

Dompet digital DANA optimistis mampu terus bertumbuh didorong kemampuan menghadirkan fitur-fitur baru, yang bisa menghadirkan kemudahan baik untuk pengguna maupun merchant pelaku usaha.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 31 Januari 2022  |  03:25 WIB
Siluet warga melakukan transaksi melalui aplikasi DANA di Jakarta, Jumat (7/1/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Siluet warga melakukan transaksi melalui aplikasi DANA di Jakarta, Jumat (7/1/2021). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA — Platform dompet digital DANA (PT Espay Debit Indonesia Koe) percaya diri mampu terus bertumbuh pada 2022, didorong optimalisasi use-case exsisting dan rencana penambahan fitur-fitur baru.

CEO dan Co-Founder DANA Vincent 'Vince' Iswaratioso mengungkap bahwa tahun lalu jumlah pengguna DANA telah mencapai total 95 juta pengguna dari sebelumnya 45 juta.

"Transaksi pun bertumbuh semakin baik mencapai lebih 7 juta transaksi per hari, sebelumnya hanya 4-5 juta per hari. Capaian lainnya, yaitu DANA telah mendigitalisasi lebih dari 400.000 UMKM di seluruh Indonesia," ujarnya dalam diskusi terbatas bersama media, dikutip Minggu (30/1/2022).

DANA mengaku masih fokus meraih ambisi menjadi fintech pembayaran dan dompet digital terbaik di Indonesia, salah satunya dengan menjaring lebih banyak kemitraan, termasuk merchant UMKM.

Saat ini DANA bisa digunakan di 7 juta offline merchant pengguna QRIS. Adapun, untuk merchant online, DANA telah bermitra dengan 5.000 entitas merchant.

Dedy Sahat, Director of Business Development DANA menjelaskan bahwa pihaknya telah berkolaborasi dan mengintegrasikan dompet digital DANA ke berbagai mitra, pemerintah dan regulator, hingga institusi finansial.

Saat ini, DANA sudah terhubung langsung dengan bank-bank BUKU IV dan terkoneksi secara langsung dan tidak langsung dengan semua bank di Indonesia melalui Acquiring Bank dan Switching.

"DANA Wallet memungkinkan pengguna untuk menyimpan kartu bank dan bertransaksi dengan kartunya. Pengguna yang menyimpan kartu di aplikasi DANA tumbuh 34 persen, sementara jumlah kartu yang disimpan tumbuh 29 persen," ungkapnya.

Adapun, Chief of Product DANA Rangga Wiseno menambahkan bahwa realisasi kemitraan dengan merchant global yang signifikan, di antaranya seperti TikTok, Google Play, Steam, Huawei Store, dan piloting untuk transaksi berlangganan di Netflix.

Namun, DANA juga menambah sekitar 500 merchant biller khusus, misalnya bidang edukasi seperti transaksi di beberapa universitas, transaksi tiket, eSamsat, BPJS ketenagakerjaan, Mitra Kartu Prakerja, Modul Penerimaan Negara Generasi Ketiga (MPN G3).

Rangga menjelaskan bahwa pada tahun ini pihaknya bukan hanya akan melanjutkan optimalisasi di beberapa fitur exsisting, tapi juga menambah beberapa fitur baru.

Pertama, dari sisi merchant, DANA akan membuat fitur deals service seperti wadah promosi dan diskon, agar merchant makin mudah ditemukan oleh para pengguna DANA.

Kedua, DANA akan mencoba ikut memaksimalkan peran dalam mendorong inklusi keuangan, lewat turut mengakomodasi transaksi produk-produk finansial seperti asuransi, pinjaman, akses bayar tunda atau paylater, serta investasi.

"Kami akan melanjutkan eksperimen kami di financial services. Bukan hanya dari DANA sendiri, tapi ber-partner dengan lembaga keuangan lain. Misalnya, kami sudah piloting untuk produk paylater. Sementara yang lain, sudah ada investasi emas, juga asuransi, baik dari mini program, maupun proteksi add-on dari pembelian produk lain seperti pulsa," ungkapnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan umkm dana fintech dompet digital paylater
Editor : M. Nurhadi Pratomo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top