Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dompet Digital Dana Sebut MLFF di Jalan Tol Bakal Dongkrak Transaksi Non-tunai

Dana melihat penerapan MLFF di jalan tol akan menjadi salah satu pendongkrak adopsi transaksi nontunai di sektor transportasi.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 23 Mei 2022  |  19:55 WIB
Gerbang Tol Meruya 4, salah satu pintu masuk/keluar di Jalan tol Kebon Jeruk-Ulujami. Jalan tol ini dikelola oleh PT Marga Lingkar Jakarta.  - MLJ
Gerbang Tol Meruya 4, salah satu pintu masuk/keluar di Jalan tol Kebon Jeruk-Ulujami. Jalan tol ini dikelola oleh PT Marga Lingkar Jakarta. - MLJ

Bisnis.com, JAKARTA - Platform dompet digital Dana Indonesia (PT Espay Debit Indonesia Koe) mengaku antusias menyambut penerapan transaksi nontunai nirsentuh di jalan tol berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF) secara penuh pada 2023.

Darrick Rochili, Chief Innovation Officer Dana Indonesia meyakini bahwa inovasi ini akan mengakselerasi adopsi transaksi digital masyarakat Indonesia secara lebih masif, terutama di bidang pembayaran nontunai.

"Dengan melonjaknya transaksi digital selama masa pandemi, kami melihat inisiasi MLFF sebagai langkah yang selaras untuk menguatkan adopsi masyarakat akan digitalisasi di bidang transportasi," ujar Darrick kepada Bisnis, Senin (23/5/2022).

Sebagai informasi, MLFF menggunakan teknologi berbasis Global Navigation Satellite System (GNSS) yang akan melakukan deteksi kendaraan dari aplikasi di dalam ponsel pengendara.

Hal ini memungkinkan pengendara tidak lagi perlu berhenti untuk menempel kartu, dengan harapan tidak ada lagi antrean pada gerbang tol, meningkatkan efisiensi, dan mempersingkat waktu tempuh. Transaksi pembayaran pun secara otomatis dipotong dari saldo uang elektronik dalam aplikasi terkait.

"Kami juga percaya inisiasi MLFF telah melalui pertimbangan yang matang oleh para pemangku kepentingan. Oleh sebab itu, Dana sebagai bagian dari ekosistem ekonomi digital selalu mendukung berbagai upaya pemerintah yang bertujuan untuk mempercepat literasi dan inklusi keuangan, termasuk lewat penerapan MLFF," tambahnya.

Terlebih, Dana melihat digitalisasi sektor transportasi berpotensi menjadi salah satu andalan penyumbang pertumbuhan transaksi uang elektronik di masa depan, sebab menjadi kebutuhan sehari-hari penopang mobilitas masyarakat.

Oleh sebab itu, Dana terbuka untuk menjalin kolaborasi seluas mungkin dengan para penyedia layanan transportasi umum, maupun pihak-pihak terkait sektor transportasi lainnya.

"Dana telah menjalin kerja sama dengan beragam penyedia layanan transportasi seperti MRT Jakarta, Blue Bird, hingga DAMRI. Melihat makin meluasnya penggunaan QRIS untuk berbagai jenis pembayaran, termasuk sektor ini, kami optimistis bahwa transaksi digital di sektor transportasi akan terus tumbuh mengikuti jenis transaksi lainnya," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol dana transaksi digital Multi Lane Free Flow (MLFF)
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top