Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Influencer Medsos Paling Dipercaya Investor untuk Pertimbangan Investasi

Tingkat kepercayaan terhadap influencer sosial media (medsos) untuk pertimbangan investasi berada pada level 7,07 dari skala 1-10.
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (24/8/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (24/8/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Responden memilih influencer di media sosial atau medsos sebagai sumber informasi paling dipercaya dalam membuat pertimbangan investasi

Dalam survei yang dilakukan Center of Economics and Law Studies (Celios) yang didukung Pluang, tingkat kepercayaan terhadap influencer sosial media berada pada level 7,07 dari skala 1-10, diikuti konsultan keuangan di level 6,95, kolega 6,8, dan podcast 6,7.

Kemudian, ada media massa di level 6,48, referensi keluarga 6,46, forum diskusi 6,22 dan YouTube 6,07. Hasil tersebut diperoleh dari survei nasional yang dilakukan pada periode 20-28 Juni 2022 terhadap 3.530 responden dipilih secara acak. 

Responden survei mayoritas berasal dari pulau Jawa dan Bali yakni sebesar 75,6 persen serta kelompok umur 24-35 tahun dengan jenis pekerjaan utama adalah karyawan swasta 35,4 persen.

Menanggapi temuan tersebut, Direktur CELIOS Bhima Yudhistira menilai sebetulnya tidak masalah apabila influencer medsos berasal dari konsultan keuangan yang bersertifikat. Namun, yang menjadi masalah adalah para influencer yang tak memiliki sertifikat.

“Permasalahannya banyak influencer medsos yang tak bersertifikat, memiliki proyeksi harga, kalau sudah rugi ya tidak bertanggung jawab. Channelnya tinggal ditutup, kabur, dan menjadi afiliator. Ini yang berbahaya,” katanya dalam acara peluncuran hasil studi Dampak Aplikasi Multi-Aset terhadap Pertumbuhan Investor Ritel di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (20/9/2022).

Oleh karena itu, dia menyarankan agar sektor publik maupun swasta merangkul para influencer yang hanya berbicara mengenai performa fundamental produk investasi yang datanya sudah dipublikasikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper