Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OJK Beberkan Update Kondisi Perusahaan Asuransi, Pinjol, Hingga Leasing

OJK mencatat akumulasi pendapatan premi perusahaan asuransi mencapai Rp205,9 triliun per Agustus 2022 atau tumbuh 2,1 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 03 Oktober 2022  |  14:29 WIB
OJK Beberkan Update Kondisi Perusahaan Asuransi, Pinjol, Hingga Leasing
Ilustrasi P2P lending atau pinjaman online (pinjol) - Samsung.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat akumulasi pendapatan premi perusahaan asuransi mencapai Rp205,9 triliun untuk periode Januari sampai Agustus 2022, atau tumbuh 2,1 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Kepala Eksekutif Pengawas IKNB Ogi Prastomiyono mengatakan permodalan di sektor asuransi terjaga, di mana industri asuransi jiwa dan asuransi umum tercatat masing-masing sebesar 485,51 persen dan 310,08 persen yang berada jauh di atas threshold sebesar 120 persen.

Sementara itu, OJK juga mencatat nilai outstanding piutang pembiayaan mengalami pertumbuhan sebesar 8,57 persen yoy menjadi Rp389,54 triliun.

“Profil risiko perusahaan pembiayaan semakin membaik dengan rasio NPF [nonperforming financing] gross pada Agustus 2022 turun menjadi 2,6 persen dibandingkan Agustus 21 sebesar 3,9 persen,” kata Ogi dalam konferensi pers RDK Bulanan September 2022, Senin (3/10/2022).

Kemudian, rasio NPF netto Agustus menjadi 0,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 1,43 persen. Adapun, gearing ratio perusahaan pembiayaan pada Agustus 2022 sebesar 1,96 kali atau jauh di bawah batas maksimum, yakni 10 kali.

Selain itu, pada sektor dana pensiun, aset tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 5,66 persen yoy menjadi Rp388,2 triliun atau, serta investasi naik 5,70 persen yoy menjadi Rp326,96 triliun.

Dari sisi financial technology peer-to-peer lending atau fintech P2P yang terus mencatatkan pertumbuhan dengan outstanding pembiayaan tumbuh sebesar 80,97 persen yoy menjadi Rp47,23 triliun. Adapun, tingkat keberhasilan bayar 90 hari sejak jatuh tempo atau TKB90 sebesar 97,11 persen, turun 1,14 persen yoy sehingga persentase pendanaan macet 2,89 persen.

“Namun itu masih dalam batas yang terkendali di tengah kondisi global yang penuh tantangan,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

leasing asuransi jiwa pinjol fintech
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top