Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Dorong Eksistensi BPR dan BPRS RI, OJK Luncurkan Aplikasi IBPR-S

Melalui aplikasi IBPR-S, masyarakat dapat mengakses sejumlah informasi mengenai industri BPR atau BPRS serta menampilkan informasi keuangan terkini lainnya.
Alifian Asmaaysi
Alifian Asmaaysi - Bisnis.com 05 Desember 2022  |  13:10 WIB
Dorong Eksistensi BPR dan BPRS RI, OJK Luncurkan Aplikasi IBPR-S
Ilustrasi - Kasir Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menghitung uang rupiah. - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Mendukung eksistensi BPR dalam menyokong inklusi keuangan nasional, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) umumkan peluncuran aplikasi otomasi informasi IBPR-S.

Melalui aplikasi IBPR-S, masyarakat nantinya dapat mengakses sejumlah informasi mengenai industri BPR atau BPRS serta menampilkan informasi keuangan terkini lainnya.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan II selaku Plt. Deputi Komisioner Regional Bambang Widjanarko mengatakan peluncuran aplikasi IBPR-S merupakan implementasi dari peta jalan kinerja OJK dalam menghadirkan sistem informasi yang terintegrasi.

"Dan ini tentu saja sekaligus sebagai bentuk dukungan bahwa kami terhadap lembaga jasa keuangan yang ada di indonesia untuk selalu ingin bersama-sama mengembangkan dan menjawab tantangan serta memenuhi layanan kepada masyarakat sekaligus bentuk kontribusi kami bagaimana masyarakat dapat mengakses informasi keuangan hingga dapat meningkatkan inklusi keuangan pada akhirnya," pungkas Bambang dalam agenda launching aplikasi IBPR-S pada Senin (5/12/2022).

Dia juga berharap IBPR-S dapat menjadi media bagi industri BPR dan BPRS dalam menunjukkan eksistensinya kepada masyarakat luas.

"Yang menjadi pemanfaatan aplikasi ini bagi BPR sendiri yakni sebagai media menunjukkan eksistensinya bahwa mereka hadir di republik ini dengan lokasinya dan juga menyediakan produk dan layanannya," tambah Bambang.

Dalam penjelasannya, Bambang melanjutkan bahwa kehadiran aplikasi IBPR-S ini dimaksudkan untuk menekan praktik-praktik ilegal BPR yang membahayakan masyarakat.

Nantinya, lembaga jasa keuangan yang diawasi OJK, informasinya akan termuat dalam aplikasi IBPR-S. Sehingga diharapkan aplikasi ini dapat menjadi jawaban dalam menekan praktik LJK non-legal.

"Nantinya kami harapkan ini bisa menjadi informasi yang bermanfaat bagi Himbara, Perbanas, maupun Asbanda dalam rangka membangun kerjasama dengan BPR yang ada di Indonesia," tutup Bambang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

OJK bpr perbankan
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top