Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Asuransi Astra Buana Kantongi Laba Rp996,98 Miliar pada Kuartal III/2023

Asuransi Astra Buana membukukan laba setelah pajak senilai Rp996,98 miliar, naik 11,39% (yoy) per kuartal III/2023.
Petugas memberi penjelasan kepada pengunjung di Garda Center Asuransi Astra, di Jakarta, Rabu (20/6/2018)./JIBI-Dwi Prasetya
Petugas memberi penjelasan kepada pengunjung di Garda Center Asuransi Astra, di Jakarta, Rabu (20/6/2018)./JIBI-Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA — PT Asuransi Astra Buana (Astra Buana) membukukan laba setelah pajak senilai Rp996,98 miliar, naik 11,39% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp895,05 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Mengutip laporan keuangan yang tersaji di laman resminya, Kamis (9/11/2023), peningkatan laba bersih Astra Buana ditopang dari pendapatan premi yang meningkat 23,97% yoy dari Rp4,17 triliun per September 2022 menjadi Rp5,17 triliun per September tahun ini.

Sedangkan jumlah premi bruto Astra Buana tumbuh 19,48% yoy menjadi Rp4,5 triliun dari sebelumnya senilai Rp3,76 triliun. Di sisi lain, beban klaim bruto yang dibayar perusahaan menanjak 17,99% yoy dari Rp2,02 trilun menjadi Rp2,38 triliun.

Astra Buana juga mencatat hasil investasi tumbuh tipis 2,41% yoy. Alhasil, hasil investasi perusahaan naik menjadi Rp635,36 miliar dari semula hanya Rp620,41 miliar.

Sepanjang tahun berjalan, total aset yang dimiliki Asuransi Astra Buana menguat 9,48% ytd. Aset perusahaan menjadi Rp17,1 triliun per 30 September 2023 dari posisi 31 Desember 2022 hanya Rp15,62 triliun.

Kemudian, jumlah liabilitas yang ditanggung perusahaan naik 12,10% ytd menjadi Rp9,83 triliun dan jumlah ekuitas meningkat 6,12% ytd menjadi Rp7,28 triliun.

Beranjak ke indikator kesehatan keuangan, Asuransi Astra Buana memiliki rasio solvabilitas atau risk-based capital (RBC) sebesar 294,33% pada 30 September 2023. RBC perusahaan melampaui ketentuan minimum yang diminta regulator sebesar 120%.

Selain itu, rasio kecukupan investasi (RKI) Astra Buana berada di angka 182,96% dan rasio likuiditas perusahaan sebesar 188,70% per 30 September 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper