BBTN
Sementara itu, BBTN juga akan melaksanakan RUPST pada hari ini mulai pukul 14.00 WIB. Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu memperkirakan rasio pembagian dividen (dividend payout ratio) berada pada kisaran 20%-25% dari total laba, seiring pertimbangan kecukupan modal perseroan.
“Tapi kalau kita lagi merasa bahwa kita perlu naikkan dividend payout dengan pertimbangan tertentu, kita akan naikkan sama pemerintah. Tapi most likely saya kasih guidance saja, 20%-25% lah pasti,” katanya dalam public expose, Selasa (27/8/2024).
Pada 2024, BTN mencetak laba bersih sebesar Rp3 triliun. Nilai itu turun 14,1% dibandingkan capaian laba bersih 2023 yaitu Rp3,5 triliun.
Sebelumnya, untuk tahun buku 2023, BTN membagikan dividen tunai senilai Rp700,19 miliar alias Rp49,89 per saham.
Dengan demikian, nilai tersebut mencerminkan rasio pembagian dividen sebesar 20% dari laba bersih BTN sebesar Rp3,5 triliun pada tahun yang sama.
Baca Juga
Pada tahun buku 2022, bank spesialis perumahan ini menebar dividen senilai Rp43,39 per saham, atau sebesar Rp609 miliar. Realisasi itu mencerminkan dividend payout ratio yang sama, yakni 20% dari laba bersih tahun buku 2022 senilai Rp3,04 triliun.
Sementara itu untuk tahun buku 2021, jumlah dividen tunai yang dibagikan BTN ialah sebesar Rp237,62 miliar, atau sebesar Rp22,43 per saham. Jumlah tersebut setara dengan 10% dari laba bersih BTN tahun buku yang sama, yang sebesar Rp2,37 triliun.