Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Multifinance Bidik Pertumbuhan Lebih Dari 10% Tahun Depan

Di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi, sejumlah perusahaan pembiayaan kendaraan bermotor berencana menetapkan target penyaluran pembiayaan lebih dari 10% atau di atas rata-rata proyeksi industri multifinance pada tahun depan.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 20 November 2013  |  03:09 WIB
Bisnis.com, JAKARTA- Di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi, sejumlah perusahaan pembiayaan kendaraan bermotor berencana menetapkan target penyaluran pembiayaan lebih dari 10% atau di atas rata-rata proyeksi industri multifinance pada tahun depan.
 
Harjanto Tjitohardjojo, Direktur Penjualan dan Pemasaran PT Mandiri Tunas Finance, mengatakan pihaknya berencana menargetkan penyaluran pembiayaan sekitar Rp16 triliun atau tumbuh 33,3% dibandingkan dengan proyeksi Rp12 triliun pada tahun ini.
 
“Kalau bisa tahun depan tumbuh sampai 40%,” katanya seusai penandatanganan kerjasama produk asuransi mobil untuk perusahaan pembiayaan bernama Guaranteed Asset Protection (GAP), Selasa (19/11).
 
Berdasarkan catatan Bisnis, target pertumbuhan itu tidak jauh berbeda dari target peningkatan pembiayaan perusahaan pada tahun ini yang mencapai 43% dibandingkan dengan Rp8,3 triliun pada 2012.
 
Penetapan target pertumbuhan di atas proyeksi industri itu dilakukan mengingat perseroan berencana membuka 9 kantor cabang baru pada 2014 dan menjajaki kerjasama dengan dealer otomotif tertentu. “Ada strategi lain, tapi belum bisa disampaikan sekarang,” katanya.
 
Kendati persaingan di industri pembiayaan kendaraan bermotor kian ketat, peluang meningkatkan pangsa pasar dianggap masih besar. Harjanto mengatakan Mandiri Tunas Finance sekarang memiliki pangsa pasar 8% dari bisnis industri pembiayaan.
 
Pada tahun depan, anak usaha PT Bank Mandiri Tbk ini berencana meningkatkan pangsa pasarnya mencapai 10%-12%. “Sekarang kami nomor 5 dari sekitar 190-an perusahaan pembiayaan, visi kami ingin menjadi nomor 1,” kata Harjanto.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

multifinance pembiayaan mobil mandiri tunas finance penyaluran pembiayaan
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top