5 Terpopuler Finansial, LinkAja Memiliki Potensi yang besar dan Harga Saham Bank Permata Sudah Tinggi

Kabar Morgan Stanley yang menyebut LinkAja puya potensi besar dalam pertarungan bisnis uang elektronik menjadi berita terpopuler di kanal Finansial Bisnis.com pada hari Rabu (10/4/2019).
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai - Bisnis.com 10 April 2019  |  19:16 WIB
5 Terpopuler Finansial, LinkAja Memiliki Potensi yang besar dan Harga Saham Bank Permata Sudah Tinggi
Menteri BUMN Rini Sumarno (kedua kiri), Direktur Utama BNI Achmad Baiquni (kedua kanan), Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga dan Direktur PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) Danu Wicaksana berbincang usai mencoba langsung aplikasi layanan keuangan elektronik LinkAja dalam ajang BNI Java Jazz Festival 2019 di Jakarta, Minggu (3 - 3). Layanan keuangan elektronik berbasis quick response code (QR code) bernama LinkAja merupakan gabungan layanan pembayaran elektronik dari beberapa badan usaha milik negara (BUMN).

1. Morgan Stanley: LinkAja Punya Potensi Besar dalam Pertarungan Bisnis Uang Elektronik

Perusahaan finansial Morgan Stanley menilai LinkAja memiliki potensi besar untuk bersaing dalam peta pertarungan uang elektronik.

Pasalnya, masing-masing pihak yang terlibat dalam mengembangkan platform ini memiliki kekuatan besar.

Baca selengkapnya di sini.

2. BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan Layanan Masyarakat 175 dan LCT

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan meluncurkan nomor layanan pelanggan 175 sebagai pengganti nomor layanan lama.
Peluncuran tersebut dilakukan menyusul berlakunya peraturan bahwa nomor layanan pelanggan dari badan hukum publik harus berjumlah tiga digit.

Baca selengkapnya di sini.

3. SMF Bukukan Pertumbuhan Bisnis 44,34% sepanjang 2018

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF, membukukan transaksi sekuritisasi dan penyaluran pinjaman yang mencapai Rp11,88 triliun sepanjang 2018, tumbuh 44,34% dibanding 2017 sebesar Rp8,23 triliun.

Direktur utama SMF Ananta Wiyogo mengatakan secara kumulatif total akumulasi dana yang telah dialirkan SMF ke sektor pembiayaan perumahan sejak 2005 hingga Desember 2018 mencapai Rp47,52 triliun.

Baca selengkapnya di sini.

4. Ini Strategi BNI Jaga Kualitas Kredit

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. berupaya menjaga kualitas kredit dengan mengoptimalkan sejumlah strategi, dimulai dari mitigasi risiko yang lebih prudent serta langkah restrukturisasi kredit bermasalah.

Direktur Manajemen Risiko BNI Bob Tyasika Ananta mengatakan bahwa sejumlah strategi utama yang dilakukan bank pelat merah tersebut untuk menjaga kualitas kredit adalah mitigasi risiko yang lebih seksama sejak awal.

Baca selengkapnya di sini.

5. Samuel Sekuritas: Harga Saham Bank Permata Sudah Tinggi

Samuel Sekuritas Indonesia menyatakan bahwa aset PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. berpotensi melejit menjadi nomor satu di industri perbankan nasional apabila berhasil mengakuisisi PT Bank Permata Tbk.

Akan tetapi, aksi korporasi itu memiliki risiko karena harga saham Bank Permata sudah tinggi.

Baca selengkapnya di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank mandiri, bank permata, morgan stanley, bpjs ketenagakerjaan, sarana multigriya finansial, LinkAja

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top