Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BFI Finance Tebar Dividen Rp180 Miliar

Jumlah dividen yang dibagikan tersebut sekitar 25 persen dari laba bersih 2019, yang senilai Rp712 miliar.
Direktur Keuangan PT BFI Finance Indonesia Tbk Sudjono (kanan)  didampingi Direktur Pemasaran Sutadi memberikan penjelasan saat berkunjung ke kantor redaksi Bisnis Indonesia, di Jakarta, Senin (14/1/2019)./Bisnis-Dedi Gunawan
Direktur Keuangan PT BFI Finance Indonesia Tbk Sudjono (kanan) didampingi Direktur Pemasaran Sutadi memberikan penjelasan saat berkunjung ke kantor redaksi Bisnis Indonesia, di Jakarta, Senin (14/1/2019)./Bisnis-Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – PT BFI Finance Indonesia Tbk. (BFI Finance) akan membagikan dividen senilai Rp180 miliar atau sebesar Rp12,00 per lembar saham, yang akan dibagikan kepada para pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan per 9 Juli 2020 pukul 16.00 WIB. Dividen ini akan dibayarkan pada 29 Juli 2020.

Sudjono, Finance Director & Corporate Secretary BFI Finance, menjelaskan pengumuman dividen ini disampaikan perseroan pada acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPSTLB) yang diselenggarakan pada Senin (29/6/2020), yang berlokasi di kantor pusat BFI Finance di Tangerang Selatan.

RUPSTLB kali ini dilaksanakan dengan format digital melalui aplikasi Zoom Meeting, dengan prokotol kesehatan yang ketat.

“Kami mengakui 2019 adalah tahun yang tidak mudah bagi industri pembiayaan yang juga berdampak pada kinerja bisnis BFI Finance. Namun, kami berhasil melewati rintangan dengan performa bisnis yang apik dan tetap membagikan dividen sebagai bentuk nyata komitmen kami atas dukungan para investor selama ini,” ujar Sudjono, dalam keterangan resmi, Senin (29/6/2020).

Jumlah dividen yang dibagikan tersebut sekitar 25 persen dari laba bersih 2019, yang senilai Rp712 miliar. Sisa laba bersih tahun buku 2019 setelah penyisihan untuk cadangan senilai Rp5 miliar, akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan perusahaan.

Selain pembagian dividen, agenda RUPSTLB Perusahaan juga pengesahan Laporan Keuangan Perusahaan 2019 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan dengan opini audit Wajar Tanpa Modifikasian, dan mengesahkan laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris Perusahaan.

Perseroan berhasil menutup tahun buku 2019 dengan pertumbuhan total pendapatan senilai Rp5,2 triliun atau naik 4,4 persen dari pendapatan 2018, serta mempertahankan non-performing financing (NPF) di angka 0,85 persen.

Kinerja positif ini berlanjut hingga kuartal I/2020 dengan mencetak pembiayaan baru senilai Rp4,0 triliun, atau naik 20,7 persen year-on-year (yoy).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arif Gunawan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper