Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aset Bank Lampung Tumbuh 16 persen pada Kuartal I/2021

Dari sisi kredit, Bank Lampung mencatatkan pertumbuhan sebesar 2,98 persen yoy.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 27 April 2021  |  09:44 WIB
Kantor Bank Lampung - banklampung.co.id
Kantor Bank Lampung - banklampung.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Lampung membukukan total aset sebesar Rp9,68 triliun per 31 Maret 2021.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan hari ini (27/4/2021), total aset tersebut tumbuh 16,22 persen secara year on year. Per 31 Maret 2020, total asetnya mencapai Rp8,33 triliun.

Dari sisi kredit, Bank Lampung mencatatkan pertumbuhan sebesar 2,98 persen yoy. Kredit yang diberikan sebesar Rp5,28 triliun per 31 Maret 2020 menjadi RpRp5,44 triliun per 31 Maret 2021.

Penghimpunan dana pihak ketiga juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 16,19 persen yoy. Pertumbuhan DPK didorong dari jenis deposito sebesar 74,81 persen yoy menjadi Rp3,82 triliun.

Lalu, diikuti tabungan yang tumbuh 4,02 persen yoy menjadi Rp1,21 triliun. Sementara jenis giro turun 18,40 persen yoy menjadi Rp2,69 triliun.

Simpanan deposito yang tumbuh signifikan mendorong beban bunganya meningkat 25,03 persen yoy menjadi Rp94,02 miliar. Di sisi lain, pendapatan bunga turun tipis atau sebesar 0,61 persen yoy menjadi Rp191,44 miliar.

Dari situ, pendapatan bunga bersih turun 17 persen yoy, dari Rp117,43 miliar menjadi Rp97,42 miliar, sehingga laba bersihnya juga terkoreksi 1,36 persen yoy menjadi Rp50,66 miliar per 31 Maret 2021.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpd kinerja bank laba bank bank lampung
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top