Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BTN (BBTN) Gandeng Pos Indonesia Bidik 40 Juta Nasabah Baru

BTN bersama Pos Indonesia berharap dapat meningkatkan inklusi keuangan dengan mengoptimalkan tabungan e'BataraPos.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 30 Juni 2021  |  10:22 WIB
BTN (BBTN) Gandeng Pos Indonesia Bidik 40 Juta Nasabah Baru
Logo BTN - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. bekerja sama dengan PT Pos Indonesia (Persero) untuk menargetkan 40 juta masyarakat belum memiliki tabungan.

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan perseroan bersama Pos Indonesia berharap dapat meningkatkan inklusi keuangan dengan mengoptimalkan tabungan e'BataraPos.

"Kami berharap lebih banyak masyarakat punya akses ke lembaga keuangan. Masih ada 30 juta hingga 40 juta masyarakat belum terakses lembaga keuangan. Itu yang akan kami targetkan," sebutnya dalam acara Rebranding tabungan e'BataraPos, Rabu (30/6/2021).

Dia menyampaikan kerja sama yang dilakukan perseroan dan Pos adalah program yang paling baik. Pasalnya, tabungan masyarakat dihimpun melalui saluran digital sehingga dapat memudahkan. Namun, integrasi usaha membuat peningkatan kinerja program menjadi lebih kuat.

Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi menuturkan kerja sama ini sudah berlangsung sejak lama.

Selama 7 tahun terakhir program ini tidak terlalu signifikan. Bahkan, total tabungan hanya bergerak di kisaran Rp2,3 triliun.

Dia mengatakan perseroan akan menggerakkan seluruh saluran termasuk karyawan dalam meningkatkan kinerja E'BataraPos lagi ke depannya.

"Kami punya kantor 2.935 kantor dan karyawan kami minta untuk secara proaktif melakukan penawaran kepada nasabah potensial," sebutnya.

Dia menyebutkan target nasabah pada tahap awal ini adalah para pelajar. Pasalnya, perseroan berharap dapat mendidik kawula muda lebih gemar menabung ketimbang berbelanja secara konsumtif.

"Anak-anak justru mulai belajar konsumtif. Ini kurang baik. Kami harap dapat meningkatkan lagi kesadaran anak-anak," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

btn BUMN tabungan pt pos indonesia
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top