Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Simpanan Nasabah Tajir di Bank Melesat Dua Digit per Juni 2022

Simpanan orang kaya di perbankan dengan tiering di atas Rp5 miliar mencapai Rp3.983 triliun pada periode Juni 2022.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 07 Agustus 2022  |  17:35 WIB
Simpanan Nasabah Tajir di Bank Melesat Dua Digit per Juni 2022
Karyawan membersihkan logo Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Jakarta, Jumat (10/7/2020). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Tabungan atau simpanan orang kaya di bank dalam bentuk uang dengan tiering di atas Rp5 miliar mengalami kenaikan sebesar 14,2 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada periode Juni 2022.

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat simpanan nasabah kaya dengan tiering nominal di atas Rp5 miliar mencapai Rp3.983 triliun. Tak hanya secara tahunan, namun juga naik secara bulanan dengan pertumbuhan mencapai 2,2 persen. Adapun, nominal tiering jenis ini juga naik 43,2 persen dalam 3 tahun terakhir.

Selain itu, tiering di atas Rp5 miliar juga menjadi kontributor tertinggi dari semua jenis nominal per Juni 2022, dengan sumbangsih sebesar 51,9 persen dari total simpanan di bank umum.

Kenaikan nominal simpanan terbesar terdapat pada tiering simpanan di atas Rp5 miliar sebesar 2,2 persen MoM,” tulis LPS dalam data Distribusi Simpanan Bank Umum edisi Juni 2022, seperti dikutip pada Minggu (7/8/2022).

Selanjutnya, tiering simpanan di bawah Rp100 juta menjadi kontributor kedua atau mencapai 12,7 persen dari total simpanan per Juni 2022. Untuk tiering ini mengalami kenaikan sebesar 0,1 persen MoM juga naik 3,1 persen yoy menjadi Rp976 triliun.

Pertumbuhan juga terjadi pada tiering nominal Rp200 juta–Rp500 juta dengan kenaikan sebesar 0,3 persen MoM dan naik 5,3 persen yoy menjadi Rp648 triliun. Ini menjadi penyumbang ketiga terbesar di periode Juni 2022, yakni 8,4 persen dari total simpanan.

Kemudian, penyumbang keempat ditempati oleh tiering dengan nominal Rp2 miliar–Rp5 miliar dengan persentase mencapai 8,1 persen dari total simpanan. Nilai ini tumbuh 0,4 persen MoM dan 3,7 persen yoy menjadi Rp624 triliun.

Simpanan dengan tiering nominal Rp500 juta–Rp1 miliar mencapai Rp553 triliun. Itu turun 0,2 persen MoM, namun naik 3,9 persen yoy. Tiering jenis ini memiliki porsi 7,2 persen dari total simpanan.

Sementara itu, LPS mencatat tiering dengan nominal Rp1 miliar–Rp2 miliar memiliki porsi 6,3 persen dari total simpanan atau mencapai Rp483 triliun. Namun, tiering ini mengalami penurunan pertumbuhan terdalam pada periode Juni 2022.

“Penurunan pertumbuhan nominal simpanan terdalam terdapat pada tiering Rp1 miliar – Rp2 miliar sebesar -0,2 persen MoM,” tambahnya.

Di sisi lain, tiering dengan simpanan bernilai Rp100 juta – Rp200 juta menjadi kontributor terendah dengan persentase 5,3 persen. Nilai untuk simpanan ini mencapai Rp410 triliun, naik 0,2 persen MoM dan tumbuh 6,2 persen yoy.

Dengan demikian, total nominal simpanan bank umum mencapai Rp7.677 triliun pada Juni 2022. Itu mengalami kenaikan baik secara bulanan maupun tahunan, yakni sebesar 1,2 persen MoM dan 9,1 persen yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lps tabungan dpk perbankan
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top