Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Catat! Ini Jadwal Lengkap Rights Issue Bank Milik Kredivo (BBSI)

Krom Bank (BBSI), milik Kredivo, menetapkan periode perdagangan rights issue berlangsung pada 14 – 21 Desember 2022.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 01 Desember 2022  |  17:16 WIB
Catat! Ini Jadwal Lengkap Rights Issue Bank Milik Kredivo (BBSI)
Tampilan aplikasi Kredivo - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Krom Bank Indonesia Tbk. (BBSI) menetapkan periode perdagangan rights issue berlangsung pada 14 – 21 Desember 2022. Bank yang telah diakuisisi oleh Kredivo ini akan menerbitkan maksimal 367,47 juta saham baru.

Jumlah saham baru tersebut memiliki porsi 10 persen dari modal ditempatkan dalam perseroan setelah Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) III. Adapun Krom Bank telah menetapkan harga pelaksanaan sebesar Rp2.480 per saham.

“Jumlah dana yang diperoleh dari PMHEMTD III dalam rangka penerbitan HMETD [Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu] seluruhnya berjumlah Rp911,33 miliar,” tulis manajemen Krom Bank dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Kamis (1/12/2022).

Manajemen menjelaskan setiap pemegang 9 saham lama yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada tangga 12 Desember 2022 pukul 16.00 WIB berhak atas satu HMETD.

Dalam aksi korporasi ini, PT Finaccel Teknologi Indonesia atau Kredivo, selaku pemegang saham pengendali, telah berkomitmen menyerap haknya berdasarkan proporsi kepemilikan saham dalam perseroan yakni 275,60 juta HMETD.

Sementara itu, pemegang saham lainnya, yakni Sundjono Suriadi, PT Sun Land Investama (SLI), dan PT Sun Antarnusa Investment (SAI) juga berkomitmen mengeksekusi rights issue Krom Bank dengan jumlah HMETD masing-masing 18,04 juta, 15,65 juta, serta 15,33 juta.

Sampai dengan 30 September 2022, Finaccel Teknologi menggenggam 75 persen saham BBSI, sementara Sundjono Suriadi, SLI, dan SAI memiliki 4,91 persen, 4,26 persen, serta 4,17 persen saham. Sisanya atau 11,66 persen adalah saham publik dengan kepemilikan di bawah 5 persen.

Langkah penambahan modal melalui skema rights issue menjadi senjata Krom Bank untuk memenuhi ketentuan modal inti minimum sebesar Rp3 triliun pada 2022. Mengacu laporan keuangan, ekuitas perseroan per September 2022 baru mencapai Rp2,13 triliun.

Emiten berkode saham BBSI ini mencatatkan laba bersih Rp60,83 miliar pada kuartal III/2022. Capaian tersebut naik 28,68 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp47,27 miliar.

Di sisi lain, pada penutupan perdagangan hari ini, saham BBSI terpantau turun 0,44 persen menuju level Rp4.480 per saham. Sementara itu, saham perseroan menguat 4,19 persen sepanjang tahun berjalan atau year-to-date.

Berikut jadwal rights issue Krom Bank (BBSI)

- Tanggal recording date untuk memperoleh HMETD: 12 Desember 2022

- Tanggal akhir perdagangan saham dengan HMETD (Cum-Right) di

  • Pasar reguler dan negosiasi: 8 Desember 2022
  • Pasar tunai: 12 Desember 2022

- Tanggal mulai perdagangan saham tanpa HMETD (ex-right) di:

  • Pasar reguler dan negosiasi: 9 Desember 2022
  • Pasar tunai: 13 Desember 2022

- Tanggal distribusi HMETD: 13 Desember 2022

- Tanggal pencatatan HMETD di BEI: 14 Desember 2022

- Periode perdagangan HMETD: 14 - 21 Desember 2022

- Periode penyerahan saham baru hasil pelaksanaan HMETD: 16 – 23 Desember 2022

- Tanggal akhir pembayaran pemesanan pembelian saham tambahan: 23 Desember 2022

- Tanggal penjatahan pemesanan pembelian saham tambahan: 26 Desember 2022

- Tanggal pembayaran penuh oleh pembeli siaga: 26 Desember 2022

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Krom Bank Indonesia kredivo rights issue
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top