Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bos Investree Optimistis Penjualan SBN Ritel Laris Manis Tahun Ini

Investree optimistis dapat mempertahankan penjualan produk Surat Berharga Negara (SBN) ritel pada 2023,.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 20 Januari 2023  |  00:06 WIB
Bos Investree Optimistis Penjualan SBN Ritel Laris Manis Tahun Ini
Co-Founder dan CEO Investree Adrian Gunadi di acara Investree Conference (i-Con) 2022 "Empowering the Grow7h of Creative Industry through Fintech & Digital Ecosystem di Jakarta, Rabu (14/12/2022). JIBI - Rika Anggraeni.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan teknologi finansial alias pinjol (pinjaman online) Investree optimistis dapat mempertahankan penjualan produk Surat Berharga Negara (SBN) ritel pada 2023, seiring dengan pencapaian yang pernah menembus angka 786 persen dari target yang telah ditetapkan perusahaan pada tahun lalu.

Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi mengatakan penjualan SBN ritel pada 2023 akan diawali dengan SBR012-T2 dan SBR012-T4. Dengan demikian, investor dapat memilih sesuai dengan preferensi dan melakukan diversifikasi portofolio investasi.

Secara terperinci, SBR012-T2 memberikan tingkat imbal hasil 6,15 persen p.a. dengan tenor jatuh tempo 2 tahun, dan maksimal pemesanan Rp5 miliar. Sedangkan untuk SBR012-T4 memberikan tingkat imbal hasil 6,35 persen p.a. dan tenor jatuh tempo 4 tahun, serta maksimal pemesanan Rp10 miliar.

Lebih lanjut, investor dapat mulai membeli SBR012-T2 dan SBR012-T4 terhitung mulai hari ini, yakni 19 Januari 9 Februari 2023 di laman resmi sbn.investree.id atau aplikasi Investree for Lender.

Tingkat imbalan SBR012-T2 dan SBR012-T4 bersifat minimal mengambang dan dapat dilakukan pelunasan sebelum jatuh tempo [early redemption],” kata Adrian dalam keterangan tertulis, Kamis (19/1/2023).

Adrian menuturkan Investree berkomitmen untuk terus mendukung program Kementerian Keuangan dalam memperluas edukasi dan meningkatkan inisiatif investasi SBN ritel sebagai instrumen aman, mudah, terjangkau, dan menguntungkan.

“Hasil penjualan SBR012-T2 dan SBR012-T4 akan digunakan untuk pemenuhan target pembiayaan APBN tahun 2022 beserta perubahannya,” imbuhnya.

Adapun pada seri terakhir penjualan e-SBN periode November 2022, Investree mencatat Green Sukuk Tabungan seri ST009 mampu menembus angka penjualan sebesar Rp8,58 miliar. Penjualan itu tembus 786 persen dari target Investree yang menargetkan penjualan Rp1,057 miliar yang diperoleh dari penjualan kepada 87 investor yang merupakan lender Investree dengan rentang usia 25 40 tahun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Investree fintech pinjaman Pinjaman Online
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top