Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Buana Finance (BBLD) Kantongi Laba Bersih Rp69,76 Miliar pada Kuartal III/2023

Buana Finance (BBLD) membukukan laba bersih periode berjalan senilai Rp69,76 miliar pada kuartal III/2023.
Logo Buana Finance./Istimewa
Logo Buana Finance./Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten leasing PT Buana Finance Tbk. (BBLD) membukukan laba bersih periode berjalan senilai Rp69,76 miliar pada kuartal III/2023. Jumlah laba ini naik 35,95% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp51,31 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan yang dikutip dari laman Bursa Efek Indonesia, Senin (6/11/2023). peningkatan laba bersih Buana Finance berasal dari total pendapatan yang melaju 18,17% yoy. Posisinya tumbuh dari Rp440,68 miliar pada 30 September 2022 menjadi Rp520,77 miliar pada periode yang sama tahun ini.

Jika dirinci, salah satu raihan pendapatan Buana Finance berasal dari pos pendapatan pembiayaan konsumen yang meningkat 22,73% yoy menjadi Rp324,5 miliar dari semula Rp264,4 miliar.

Emiten bersandi saham BBLD itu juga mengalami peningkatan total beban menjadi Rp434,02 miliar, naik 15,98% yoy dari periode yang sama tahun lalu. Total total beban yang ditanggung sebesar Rp374,23 miliar.

Perusahaan yang mayoritas sahamnya digenggam oleh PT Sari Dasa Karsa dengan porsi 67,60% saham itu mencatat pertumbuhan total aset menjadi Rp5,44 triliun dalam sembilan bulan pertama 2023. Aset perusahaan meningkat 17,50% sepanjang tahun berjalan (year-to-date/ytd).

Lebih detail, pemilik Sari Dasa Karsa adalah Karman Tandanu (25,70%), Lukito Winarto (22,15%), Gan Giok Lie (19,55%), Hendra Suryadi (15%), Siang Hadi Widjaja (6%), Sastro Wijatno (3,6%).

Sementara itu, total liabilitas yang ditanggung BBLD menanjak 23,24% ytd dari Rp3,31 triliun menjadi Rp4,08 triliun. Sedangkan total ekuitas perusahaan terpantau menguat 3,04% ytd menjadi Rp1,35 triliun dari sebelumnya Rp1,31 triliun.

Dari indikator kesehatan, Buana Finance mencatat rasio kredit bermasalah atau non-performing financing (NPF) neto dan bruto masing-masing di level 0,18% dan 0,89%, serta rasio permodalan sebesar 50,15% pada 30 September 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rika Anggraeni
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper