Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Mega (MEGA) RUPST 25 Februari, Bahas Rencana Pembagian Saham Bonus

Bank Mega (MEGA) akan meminta persetujuan pemegang saham terkait dengan pembagian saham bonus perseroan.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 20 Januari 2022  |  12:07 WIB
Karyawan melayani nasabah di salah satu kantor cabang Bank Mega di Jakarta, Rabu (11/11/2020). Bank Mega mampu mencatatkan pertumbuhan kinerja positif hingga akhir September 2020, laba sebelum pajak naik 27,7 persen menjadi Rp 2,2 triliun dari posisi tahun sebelumnya sebesar Rp 1,7 triliun. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawan melayani nasabah di salah satu kantor cabang Bank Mega di Jakarta, Rabu (11/11/2020). Bank Mega mampu mencatatkan pertumbuhan kinerja positif hingga akhir September 2020, laba sebelum pajak naik 27,7 persen menjadi Rp 2,2 triliun dari posisi tahun sebelumnya sebesar Rp 1,7 triliun. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Mega Tbk. (MEGA) akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Jumat, 25 Februari 2022.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (19/1/2022), rapat akan dilaksanakan di Auditorium Menara Bank Mega Lantai 3 dan dimulai pada pukul 14.00 sampai dengan selesai.

Rapat hanya terdiri dari satu mata acara, yakni meminta persetujuan kapitalisasi saldo laba dan kapitalisasi tambahan modal disetor (agio saham) per 31 Desember 2021 yang akan dibagikan sebagai saham bonus kepada para pemegang saham perseroan.

“Perseroan akan meminta persetujuan tersebut pada RUPST, Jumat 25 Februari 2022,” tulis direksi Bank Mega, Rabu (19/1/2022).

Direksi menyampaikan, rapat dapat diselenggarakan bilamana dihadiri lebih dari 1/2 bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan perseroan dan disetujui lebih dari 1/2 dari jumlah suara yang dikeluarkan dengan sah dalam rapat.

“Apabila RUPST tidak menyetujui usulan yang akan diajukan, maka seluruh informasi dalam keterbukaan informasi ini dianggap tidak ada dan rencana pembagian Saham Bonus tidak dapat dilaksanakan,” jelasnya.

Diketahui, Bank Mega berencana untuk menerbitkan dan membagikan saham bonus yang terdiri dari jenis.

Pertama, untuk saham bonus berasal dari kapitalisasi saldo laba yang merupakan dividen saham berjumlah 689.413.745 saham, dengan rasio pembagian saham 1.000 : 99. Di mana, pemegang 1.000 saham lama akan memperoleh 99 saham bonus yang berasal dari kapitalisasi saldo laba yang merupakan dividen saham.

Kedua, saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor (agio saham) berjumlah 4.087.736.045 saham, dengan rasio 1.000 : 587. Di mana, pemegang 1.000 saham lama akan memperoleh 587 saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor (agio saham).

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mega rupst saham bonus
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top