Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Batavia Prosperindo Finance Siap Bayar Obligasi Rp500 Miliar Tahun Depan

Surat utang senilai Rp500 miliar harus dilunasi perseroan pada kuartal II tahun depan.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 18 Mei 2020  |  22:24 WIB
Kantor Batavia Prosperindo Finance - Istimewa
Kantor Batavia Prosperindo Finance - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Batavia Prosperindo Finance Tbk. (BPFI) menyatakan siap untuk membayarkan kewajiban obligasi jatuh tempo pada 2021 mendatang dengan nilai Rp500 miliar.

Direktur Utama Batavia Prosperindo Finance Markus Dinarto Pranoto menjelaskan surat utang itu harus dilunasi perseroan pada kuartal II tahun depan.

"Kewajiban obligasi dalam waktu dekat ini yaitu 2021 di kuartal kedua Mei dan Juni, nilainya sekitar Rp500 miliar," ujarnya kepada Bisnis, Senin (18/5/2020).

Untuk melunasi kewajiban itu, perseroan akan mengeluarkan obligasi baru yang nantinya dana hasil penerbitan tersebut sebagian dibayarkan ke utang yang akan jatuh tempo.

Rencananya obligasi baru ini akan diterbitkan sebelum kuartal II/2021, di mana diharapkan kondisi ekonomi nasional sudah membaik dari dampak negatif pandemi Covid-19.

Sebelumny,a PT Batavia Prosperindo Finance Tbk (BPFI) menyatakan berhasil meraih kenaikan laba sebesar 10,05 persen  sepanjang 2019 lalu atau senilai Rp74,85 miliar.

Pencapaian ini bila dibandingkan 2018 lalu, perseroan berhasil meningkatkan laba mencapai Rp6,83 miliar. 

Peningkatan laba tersebut ditopang dari kenaikan pendapatan perseroan meski tipis 0,16 persen, yaitu senilai Rp430,92 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya senilai Rp430,24 miliar.

Pada 2019 lalu, BPFI telah mengucurkan pembiayaan kredit senilai Rp1,50 triliun atau sebesar 102,5 persen dari target yang senilai Rp1,46 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

multifinance Obligasi batavia prosperindo finance
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top