Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Meski Ada Pandemi, Permintaan Pembiayaan Fintech Likuid Naik 300 Persen

Kenneth Tali, CEO Likuid, menjelaskan banyaknya permintaan itu datang dari berbagai sektor usaha, di antaranya komunitas games dan film independen.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 30 Juni 2020  |  19:04 WIB
Profil bisnis teknologi finansial di Indonesia. - Bisnis/Radityo Eko
Profil bisnis teknologi finansial di Indonesia. - Bisnis/Radityo Eko

Bisnis.com, JAKARTA - PT Likuid Jaya Inovasi, pemilik platform project financing Likuid mengungkapkan permintaan pembiayaan proyek yang diterima pada masa pandemi ini mengalami peningkatan yang cukup sampai pesat hingga 300 persen.

Kenneth Tali, CEO Likuid, menjelaskan banyaknya permintaan itu datang dari berbagai sektor usaha, di antaranya komunitas games dan film independen.

"Ada kenaikan 300 persen dari demand pendanaan yang masuk ke Likuid, dan itu banyak yang menarik misalnya dari komunitas games dan film," ujarnya dalam konferensi pers yang dilakukan secara online pada Selasa (30/6/2020).

Dia mengakui tidak semua permintaan dari proyek itu dapat didanai oleh Likuid, karena itu harus dilakukan kajian lebih lanjut oleh tim due diligence tentang potensi bisnis yang akan dibiayai.

Perusahaan inovasi keuangan digital dari klaster fintech project financing ini memang memiliki jangka waktu pendanaan yang berada di antara P2P lending yang berjangka waktu pendek dan fintech equity crowd funding yang berjangka panjang. Biasanya proyek yang dibiayai pihaknya pada rentang waktu 3 tahun sampai 5 tahun.

Keputusan perseroan untuk masuk dalam bidang bisnis platform project financing didasarkan pada kebiasaan orang Indonesia yang konsumtif saat memiliki uang.

"Jadi karena orang Indonesia itu sangat konsumtif, kami ingin agar saat orang nonton film atau ngopi, dia juga bisa merasakan manfaat dan hasil dari usaha yang dikonsumsinya itu," ujarnya.

Adapun saat ini Likuid sudah membiayai dua proyek sejak diluncurkan secara soft launching pada Februari lalu, yaitu proyek di subsektor teknologi dan subsektor games.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembiayaan pendanaan fintech
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top