Bank SulutGo Jadi Lender di Investree

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat dukungan pendanaan bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM), terutama yang berlokasi di Sulawesi Utara.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 02 Agustus 2019  |  17:37 WIB
Bank SulutGo Jadi Lender di Investree
Ketua Umum Asosiasi Pendanaan Fintech Bersama Indonesia yang juga CEO Investree Adrian A. Gunadi memberikan penjelasan pada diskusi Digital Economic Forum di Jakarta, Kamis (28/3/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Investree Radhika Jaya dan Bank SulutGo menandatangani nota kesepahaman penyaluran pendanaan . 

Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi mengatakan kerja sama ini dilakukan untuk membantu bank daerah memperkuat Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan memberikan akses pembiayaan yang mudah dan cepat.

Kemitraan ini akan menjadikan Bank SulutGo sebagai salah satu pemberi pinjaman (lender) institusi yang menyalurkan dananya untuk berbagai pinjaman yang diajukan oleh borrower di Investree.

"Untuk yang kesekian kalinya kami lakukan dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD), kolaborasi Investree dan Bank SulutGo sekarang kami sambut dengan hangat sebagai salah satu strategi bisnis untuk meningkatkan akses dan layanan keuangan bagi pelaku UKM dan ritel secara digital," paparnya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Jumat (2/8/2019).

Adrian mengungkapkan Manado adalah kota dengan segudang potensi dari segi kreativitas dan inovasi para pegiat UKM. Bentuk kolaborasi integrasi yang dilakukan oleh Investree dan Bank SulutGo akan memudahkan Bank SulutGo dalam mendanai pinjaman-pinjaman yang diajukan oleh borrower UKM dari berbagai bidang usaha di platform Investree. Terutama, bagi badan usaha yang belum memenuhi persyaratan perbankan dalam memperoleh pinjaman.

Investree menyatakan terus berkomitmen untuk bekerja sama dengan BPD lain di banyak wilayah di Indonesia.

Direktur Operasional Bank SulutGo Welan T. Palilingan menambahkan kehadiran financial technology (fintech) mampu membantu Bank SulutGo dalam mewujudkan perbankan digital demi meningkatkan layanan kepada para nasabah yang saat ini belum masuk dalam jangkauannya.

"Melalui kemitraan dengan Investree, kami akan meningkatkan market share dan menghadirkan ragam pilihan produk berbasis teknologi sebagai bentuk skema pembiayaan yang baru," tuturnya.

Acara penandatanganan ini diadakan sebagai salah satu rangkaian acara Fintech Fest 2019 dan Workshop Kerja Sama Bank dan Fintech di Era Digitalisasi Ekonomi yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA), BPD, dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) di Ballroom Hotel Four Points by Sheraton Manado, Sulawesi Utara, pada 2-3 Agustus 2019.

Hingga awal Agustus 2019, Investree berhasil membukukan fasilitas pinjaman senilai total Rp2,92 triliun dan nilai pinjaman tersalurkan Rp2,22 triliun, dengan rata-rata tingkat pengembalian (return) 16,4 persen dan TKB90: 99,77 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank sulutgo, Investree

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top