Dorong Kinerja, Pemain Leasing Masih Andalkan Pameran Kendaraan Virtual

Sejumlah pemain leasing bersiap menggelar pameran virtual hingga memanfaatkan platform digital ala metaverse guna mengerek kinerja pembiayaan pada semester I/2022.
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Kendati mayoritas pembeli kendaraan masih butuh mengecek kendaraan secara fisik atau langsung dari mata kepala sendiri, para pemain industri pembiayaan (multifinance/leasing) percaya bahwa kanal digital akan mulai menjadi tren pada 2022.

Salah satu pemain leasing yang serius menggarap kanal pembiayaan digital lewat gelaran pameran virtual, salah satunya PT CIMB Niaga Auto Finance (CIMB Niaga Finance/CNAF) yang membuat platform pameran virtual 3D ala metaverse.

Presiden Direktur CIMB Niaga Finance Ristiawan Suherman mengungkap bahwa platform digital merupakan bentuk pembuktian suatu lembaga pembiayaan terhadap calon nasabah atau debitur yang sudah melek teknologi.

Pria yang akrab disapa Aris ini percaya inovasi digital yang telah dibangunnya telah secara signifikan membawa debitur berkualitas mau mencoba layanan CNAF. Hasilnya, pembiayaan baru (booking) mampu tumbuh dari Rp3,7 triliun pada 2020 ke Rp4 triliun pada 2021, dan diproyeksi tumbuh 20 persen (year-on-year/yoy) pada akhir 2022 nanti, atau di kisaran Rp4,8 triliun.

"Kami mengincar segmen menengah ke atas yang notabene lebih melek soal internet, gadget, dan IT menjadi debitur setia. Karena biasanya mereka ini memperhatikan betul kecepatan dan kualitas layanan suatu lembaga keuangan. Sehingga kalau pasar siap, kami sudah jadi yang terdepan soal inovasi digital, termasuk dalam hal menyelenggarakan pameran virtual," ujarnya kepada Bisnis, Rabu (2/3/2022).

Adapun, CNAF dalam waktu dekat akan mulai mencoba menyelenggarakan pameran virtual di platform metaverse miliknya, rencananya pada akhir Maret 2022. Pameran ini memiliki fitur untuk pengunjung bisa melihat mobil dalam pameran, termasuk mengecek interiornya.

Perusahaan pembiayaan PT Mandiri Utama Finance (MUF) pun mengungkap hal serupa soal pameran virtual miliknya yang bertajuk MUF Online Auto Show (moas.muf.co.id).

Direktur Keuangan & Relasi Bisnis MUF Rully Setiawan menjelaskan bahwa membangun platform showroom virtual bertujuan agar pihaknya tak ketinggalan dengan tren masa kini.

"Calon debitur MUF bisa dengan mudah mengambil kredit mobil dan motor, baru maupun bekas secara online. Platform kami juga sudah memakai fitur kamera 360 derajat dan virtual showroom untuk mengecek jeroan mobil. Bahkan, kalau mau test drive terlebih dahulu, kami sediakan layanan mencoba di kantor atau di rumah masing-masing," ujarnya dalam diskusi virtual bersama media beberapa waktu lalu.

Pasalnya, marketplace otomotif mulai bermunculan dan dikenal publik. Oleh sebab itu, sebagai multifinance yang mengakomodasi kredit kendaraan baru dan bekas, MUF pun mencoba masuk ke dunia digital lewat pameran virtual, serta membangun kemitraan dengan pihak-pihak potensial.

Misalnya, membangun jejaring dengan marketplace kendaraan seperti Bukalapak, Moladin, dan Oto.com, serta melanjutkan kerja sama dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) sebagai pelaksana produk pembiayaan kendaraan berbasis syariah BSI secara offline maupun online bertajuk BSI OTO, yang bisa dikunjungi lewat laman www.bsioto.muf.co.id.

Lewat inovasi digital sebagai salah satu strategi, MUF tahun ini mencoba membidik pembiayaan baru senilai Rp12,3 triliun, naik ketimbang capaian 2020 senilai Rp11,6 triliun. Porsi pembiayaan diperkirakan 55 persen disumbang kendaraan baru, sementara 45 persen untuk kendaraan bekas.

Sementara itu, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. alias Adira Finance (ADMF) mulai mencoba peruntungan menjajal peruntungan menjadi Official Mulfinance Partner Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022 pada 31 Maret sampai 10 April 2022.

ADMF berharap pameran ini bisa menyumbang pembiayaan baru hingga Rp400 miliar dari 1.500-2.000 unit kendaraan terjual. Artinya, IIMS Hybrid 2022 pun diharapkan menjadi salah satu penolong ADMF mencapai target pembiayaan baru sepanjang 2022 naik 25 persen (yoy) dari capaian periode 2021 yang ketika itu menyentuh Rp25,9 triliun.

Direktur Utama Adira Finance Hafid Hadeli mengungkap bahwa IIMS Hybrid 2022 pun diharapkan mampu ikut memperkenalkan tiga platform digital lain yang telah dibangun ADMF, yaitu marketplace kendaraan momobil.id dan momotor.id, serta platform layanan pemesanan servis kendaraan moservice.id.

"Walaupun aplikasi kredit secara langsung dari kanal digital itu masih kecil, tapi ini merupakan keniscayaan dan pasti akan menjadi andalan ADMF beberapa tahun ke depan. Apalagi, digital itu juga punya dampak tidak langsung. Misalnya, konsumen pertama kali melihat-lihat lewat platform digital, tapi tetap mengajukan pembiayaan secara offline ke ADMF setelah mencoba langsung. Artinya, digitalisasi ini tetap ada pengaruhnya," jelasnya dalam diskusi terbatas bersama media beberapa waktu lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Aziz Rahardyan
Editor : Azizah Nur Alfi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper